Anies Baswedan Kucurkan Dana Rp254 Miliar Tambah Lahan Makam Pasien Covid-19

0
369
Anies Baswedan Kucurkan Dana Rp254 Miliar Tambah Lahan Makam Pasien Covid-19

NAWACITAPOST-  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggarkan dana Rp254 miliar untuk pengadaan tanah makam pasien covid-19. Hal ini disampaikannya saat pidato di Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/11).

Anies manegatakan.Kegiatan pengadaan tanah RTH (ruang terbuka hijau) makam sebesar Rp254 miliar dapat dijelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membutuhkan lahan untuk pemakaman terkait pandemi Covid-19. Dia tidak merinci dana tersebut untuk pembebasan lahan di daerah mana saja.

Baca Juga : Ketua KPU Perkosa Caleg Perindo dan Minta Dibeliin Iphone 6 Plus

“Saat ini Pemprov DKI juga masih dalam proses pembuatan lahan baru untuk makam di TPU Rorotan yang belum rampung. TPU Rorotan diketahui sebelumnya juga bakal ditujukan untuk pemakaman jenazah Covid. TPU di Rorotan saat ini sedang dalam proses pematangan lahan, sehingga belum siap digunakan untuk pemakaman,” ujarnya.

Untuk TPU Pegadungan juga lahannya belum siap digunakan untuk pemakaman jenazah Covid. Anies mengatakan aset tanah yang ada di TPU Pegadungan merupakan hasil ruislag atau lahan pengganti antara pengembang dengan Pemprov DKI Jakarta pada 1992. “Saat ini kondisi lahan belum siap pakai,” lanjut Anies.

Anis menyebutkan bahwa, harus perlu dilakukan kembali pengembalian batas. Saat ini sedang dilakukan koordinasi antara BPAD dan BPN terkait dengan pengembalian batas tersebut.

Sebelumnya, disebutkan bahwa pemakaman bagi jenazah Covid-19 di Jakarta menipis. Diprediksi bahwa liang lahat untuk jenazah protap Covid-19 di TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur bakal habis akhir November nanti. TPU Pondok Ranggon, dari 14 blad atau area yang digunakan untuk memakamkan jenazah protap Covid-19, hanya tersisa satu blad. Di TPU Tegal Alur kondisi serupa terjadi. Di sana hanya tersisa satu dari sembilan blad pemakaman khusus protap Covid-19. Satu blad itu bisa menampung sekitar 250 jenazah.