Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Jokowi Tegaskan Agar Kondusivitas Situasi Politik Tetap Adem dalam Munas HIPMI XVII

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 21 November 2022 | 16:18 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) XVII yang digelar di Hotel Alila, Kota Surakarta, pada Senin, 21/11/2022. Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) XVII yang digelar di Hotel Alila, Kota Surakarta, pada Senin, 21/11/2022. Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres

Solo, NAWACITAPOST.COM Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadiri pembukaan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) XVII di Hotel Alila, Kota Surakarta, pada Senin, (21/11/2022). Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan kepada semua pihak untuk menjaga situasi politik di Tanah Air agar tetap kondusif menjelang pemilihan umum pada 2024 mendatang.

Baca Juga : Jokowi Hadir di Muktamar Muhammadiyah Tahun 2022, ‘Tamparan’ Buat Surya Paloh

“Saya titip dalam kondisi dunia yang sangat rentan seperti ini, kita harus semua menjaga agar kondusivitas situasi politik itu tetap adem kalau bisa, kalau enggak bisa paling banter ya anget tapi jangan panas,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, situasi dunia saat ini sedang tidak normal. Sebanyak 14 negara sudah mengantre untuk mendapatkan pinjaman dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) guna mengatasi masalah perekonomian di negara masing-masing.

“Dan 28 negara ngantre di depan pintunya IMF, diperkirakan sampai angka 66, dan itu enggak mungkin bisa mendapatkan bantuan semuanya, enggak mungkin karena juga keterbatasan dari IMF, dari Bank Dunia punya keterbatasan itu,” ungkap Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengingatkan agar para calon presiden maupun calon wakil presiden yang ikut serta pada kontestasi politik mendatang untuk melakukan politik- politik gagasan dan politik-politik ide.

“Jangan masuk ke politik SARA, politisasi agama, politik identitas, jangan. Sangat berbahaya bagi negara sebesar kita Indonesia yang sangat beragam,” tandasnya.

Sementara itu, dalam Munas kali ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Teten Masduki, Kapolri Listyo Sigit, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB