Pemuda Nias Barat, Efraim Daeli (A.Chrisel Daeli). (Atas.Ist). Wakil Bupati Nias Barat, Era Era Hia (kiri), Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu (kanan). (Foto: FB @Era Era Hia, Kominfo Nias Barat). (Bawah)

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Lagu berjudul Kemesraan ciptaan Iwan Fals, dengan refrein Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu. Kemesraan ini Inginku kenang selalu. Nampaknya tak berlaku bagi pasangan Kepala Daerah Nias Barat; Bupati Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati (Wabup) Era Era Hia.

Baca Juga : Sekjen DPP HIMNI Otoli Zebua : Bupati – Wakil Bupati Nias Barat Ribut, Masyarakat Dirugikan

Pasalnya, keduanya mengumbar aibnya sendiri ke publik, melalui media sosial dan media online. Pernyataan keduanya, tidak mencerminkan panutan sebagai pemimpin yang harus diteladani dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Nias Barat.

Baca Juga : Kisruh Kepemimpinan Nias Barat, Forum Pemerhati Demokrasi Kepni Faigiziduhu Ndruru : Di Pilkada 2024 Tak Boleh Terjadi

Wabup Era-Era Hia, mengungkapkan rasa kecewa atas sikap Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, yang tidak komit dengan kesepakatan yang pernah mereka buat di kala maju dalam Pilkada Nias Barat 2020.

Wabup Era-Era Hia juga menceritakan bagaimana awalnya perjuangannya, saat bertarung di Pilkada 2020 yang lalu. Ia mengatakan, hampir semua pembiayaan dikeluarkan olehnya.
Hasilnya, saat jadi Wabup, ia tidak pernah dilibatkan pada saat pembahasan pejabat.
“Nanti saya tahu setelah dilantik, padahal dikesepakatan kami hal-hal strategis pengangkatan dan mutasi pejabat, bupati wajib melibatkan wakil bupati,” ujarnya.

Bupati Khenoki Waruwu mengungkapkan, sangat menyesalkan sikap dari Wakil Bupati, Era Era Hia, yang mengumbar hal tersebut. Menurutnya, sikap tersebut sangat kekanak-kanakan.

Bupati Khenoki Waruwu mengungkapkan “Sama saja dia mempermalukan dirinya sendiri, semua apa yang yang dikatakannya itu sebuah kebohongan, teori pembusukan ini kepada saya,” kata Khenoki Waruwu.

Pecah Kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati di Nias Barat sangat memalukan, dan berdampak buruk pada kehidupan kesejahteraan masyarakat. Seharusnya pasangan Khenoki Waruwu – Era Era Hia, fokus pada visi, misi dan janji kampanye mereka

“Terlalu naif, terlalu bodoh jika dia mengatakan itu, bukan maksud saya mengukur ya, silahkan ditanya ke OPD, setiap pertemuan, rapat dan pengawasan, dia selalu dilibatkan, silahkan ditanya, tanya ke Sekda,” tegasnya.

Baca juga :  Salah Seorang Warga Riau Asal Nias Dikeroyok Hingga Tewas, Pelaku Belum Semua Ditangkap

Khenoki Waruwu menjelaskan, apa yang menjadi kewenangan wakil Bupati telah diatur dalam Undang-Undang.

Menanggapi kekisruhan yang terjadi antara Bupati Khenoki Waruwu dan Wabup Era Era Hia, Pemuda Nias Barat Efraim Daeli (A.Chrisel Daeli) berdomisili di Depok, angkat suara, melalui rilis yang diterima nawacitapost.com, Jumat (5/8/2022) malam. “Menanggapi atas berita yang beredar di media sosial (medsos) tentang pecah Kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati di Nias Barat sangat memalukan, dan berdampak buruk pada kehidupan kesejahteraan masyarakat. Seharusnya pasangan Khenoki Waruwu – Era Era Hia, fokus pada visi, misi dan janji kampanye mereka.”

Berbicara soal perjanjian khusus yang katanya sudah di tuangkan dan di materaikan di Depan Notaris, hal itu sangat memalukan bagi seorang yang latar belakang pendidikan tinggi, akademisi dimana seharusnya paham betul apa yang menjadi tugas dan wewenang seorang Wakil Bupati sesuai UNDANG-UNDANG Bukan kesepakatan di NOTARIS. Undang Undang lebih tinggi dari pada perjanjian di Notaris.

Pemuda dari Nias Barat ini yang berdomisili di Depok menyatakan dengan tegas agar kisruh ini tidak berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar