DPP HIMNI Bertemu Pendiri, Kekuatan Ono Niha Semakin Bersinergi dan Diperhitungkan 

0
152
Pertemuan DPP HIMNI dan pendiri HIMNIdi Hotel Aston Grogol, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Jakarta, NAWACITAPOST.COM –  Disepakati untuk membuat buku sejarah lahir dan berdirinya Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI), progam pencapaian HIMNI di setiap masa periode kepengurusan, dan  DPP HIMNI harus punya kantor sekretariat. Begitulah salah satu penggalan kalimat dari pertemuan Pendiri HIMNI dan DPP HIMNI yang dipimpin oleh Saroziduhu Zebua dan Senses Wijaya, di Hotel Aston Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (8/1/2022), jelas Otoli Zebua (OZ) ketika berbincang dengan nawacitapost.com, diruang kerjanya, Senin (10/1/2022).

Baca Juga : Terkait Rakernas ke-6, Sekretaris MPO HIMNI Agustus Gea : Standar Pengurus Berikutnya Sudah Tinggi

Adapun pendiri HIMNI yang hadir : Saroziduhu Zebua, Agustus Gea, M. Sinufa Zebua, Jacob D Harita, F Telambanua, Sense Wijaya,  Idaman Zega, dan secara Daring Firman S Harefa mengikuti  dari Nias, pada Sabtu (8/1/2022), sedangkan DPP HIMNI : Ketua Umum Marinus Gea (Ketua Umum), Otoli Zebua biasa disapa OZ (Sekretaris Jenderal), dan Marinus Nazara (Bendahara Umum).

Baca Juga : Momentum Rakernas HIMNI ke-6, Direktur Eksekutif CISA : Organisasi Ini Telah Menjadi Sokoguru Bagi Negara dan Pulau Nias

Pertemuan pendiri dan pengurus HIMNI penuh dengan suasana keakraban. Inti dan tujuannya, bukan untuk pendiri dan pengurus DPP HIMNI saat ini. Melainkan untuk generasi milenial dan penerus HIMNI di masa mendatang.

Pendiri HIMNI, Hotel Aston Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Para pendiripun menyampaikan tetang apa yang dialami, dirasakan dan dilihat kala HIMNI berdiri. Ada banyak peristiwa yang terjadi kala itu.

Beberapa faktor yang mendukung lahirnya HIMNI antara lain: Faktor politik, ekonomi, sosial, budaya dan faktor lainnya.

Dalam hal politik, HIMNI bukan organisasi politik sebagaimana yang tercantum dalam AD/ART organisasi ini. Jika ada pengurus HIMNI aktif dalam politik itu beratribut pribadi, hak masing masing orang yang dijamin oleh undang undang bukan mengatasnamakan HIMNI, tegas OZ.

 

DPP HIMNI : Marinus Gea (Ketua Umum) diapit kanan dan kiri Otoli Zebua (Sekjen) dan Marinus Nazara (Bendahara Umum), Hotel Aston Grogol, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Yang jelas dan pasti pertemuan itu. Ingin mempertegas bahwa kerinduan masyarakat Nias di perantauan itu harus disatukan. Supaya bisa mensinergikan kekuatan Ono Niha dimanapun berada. Salah satu yang bisa melaksanakan kerinduan itu,  secara berdaya guna  adalah HIMNI yang bukan hanya slogan tetapi benar-benar diaktualisasikan menjadi Bersatu Kita Bisa.

Hal lainnya terkait itu. Pertemuan DPP HIMNI dan pendiri, menandakan HIMNI semakin diperhitungkan.

Lebih dari itu HIMNI  harus menjadi  penegak utama empat (4) pilar kebangsaan Indonesia : Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan  Bineka Tunggal Ika, pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Komentar