Terkait Rakernas ke-6, Sekretaris MPO HIMNI Agustus Gea : Standar Pengurus Berikutnya Sudah Tinggi

0
328
Sekretaris MPO HIMNI Agustus Gea

Jakarta, NAWACITAPOST – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-6 Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) yang bertag line  Bersatu Kita Bisa. Kali ini beda dengan rakernas 1 sampai 5. Kenapa? Situasi pandemi masih ada, walaupun sudah melandai. Makanya acara ada yang ofline dan online. Khusus tatap muka, prokes ketat tetap diberlakukan. Yang biasanya tatap muka bisa sampai 3 hari. Ini hanya sehari penuh dan dihadiri terbatas (hanya ketua DPD saja dari 27 provinsi plus satu DPD Khusus dari Kepulauan Nias ditambah 17 dari DPP). Itu dari situasi dan kondisi real saat ini.

Lalu apa, bagaimana harusnya HIMNI berkiprah. Khususnya bagi pembangunan Kepulauan NIAS dan NKRI. Berikut pandangan Ketua Umum HIMNI PAW periode 2007 -2011 dan Ketua Umum HIMNI terpilih 2011 -2015, serta  Sekretaris Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) DPP HIMNI 2019 -2023, Agustus Gea ketika dihubungi nawacitapost.com, Kamis (14/10/2021) sore.

Lewat pergumulan panjang Amara Tara Gea sapaan akrabnya menuangkannya khusus untuk Rakernas ke-6 HIMNI.

Tantangan Kepengurusan HIMNI baik yang sekarang maupun yang akan datang.

Tantangan Periode Kepengurusan HIMNI Saat ini 

Sebagaimana Press Release Panitia bahwa Rakernas ke-VI dilaksanakan pada hari Sabtu, tanngal 16 Oktober 2021 di Hotel Aston Pluit Jakarta Utara dengan Thema : “ Transformasi Nias menuju Nias Pulau Impian” Periode Kepengurusan Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) saat ini harus diakui merupakan Periode Keemasan karena Ketua Umumnya dinakhodai oleh Bapak Marinus Gea (Ama Yabes) yang merupakan Anggota DPR-RI dan Sekertaris Jenderalnya adalah Bapak Pdt. Otoli Zebua. Keduanya merupakan pasangan yang sangat ideal atau bisa diibaratkan sebagai pasangan Gas dan Rem. Bendahara Umum tidak kalah hebat karena seorang Pengusaha sukses, belum lagi dijajaran Ketua-Ketua yang merupakan putera-puteri Nias yang hebat-hebat.

Lalu kita melihat Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) yang dikomandoi oleh putera kebanggaan Ononiha yaitu Bapak Yasona Laoli (Menkumham RI) 2 (dua) periode berturut-turut, yang pertama terjadi selama Indonesia merdeka dimana unjuk kerjanya sangat meyakinkan masyarakat.

Kemudian ada Sekretaris MPO yang merupakan mantan Ketua Umum, dijajaran anggota MPO ada seorang perwira Tinggi Polri berpotensi yang masih muda yaitu Bapak Brigjend Bahagia Dakhi dan para tokoh lainnya yang pernah malang melintang di organisasi sosial/keagamaan.

Begitu juga dideretan Dewan Penasehat yang terdiri dari putera-putera Nias terbaik, pilihan dari berbagai bidang, sempurnalah kepengurusan HIMNI saat ini sebagai Periode Keemasan.

Namun demikian periode Kepengurusan HIMNI saat ini menghadapi suatu tantangan baik periode sekarang maupun yang akan datang, antara lain sebagai berikut :

Bagi periode Kepengurusan saat ini :

Pertama Tidak ada alasan kalau program kerja tidak jalan, Kalaupun Program kerja berjalan tidak bakalan mendapatkan pujian, dianggap suatu yang lumrah saja.

Kedua  Kalau Program Kerja tidak jalan masyarakat langsung mengatakan percuma Kepengurusannya orang hebat-hebat, hasil kerjanya mengecewakan.

Ketiga Kalau Program Kerja berjalan baik, masyarakat mengatakan, pantaslah kepengurusannya orang-orang hebat.

Bagi periode Kepengurusan yang akan datang :

Pertama Standar SDM Kepengurusan menjadi tinggi

Kedua ika Program Kerja tidak berjalan lancar, maka masyarakat langsung mengatakan habis kepengurusannya tidak seperti Kepengurusan sebelumnya

Ketiga Jika Program Kerja berjalan baik, masyarakat langsung mengatakan Kepengurusan yang sekarang walaupun orang-orangnya biasa-biasa saja tetapi cara kerjanya sangat baik dan maksimal.

Oleh karena itu pada Rakernas HIMNI ke VI ini kami usulkan agar : Selain menetapkan Waktu dan Tempat Munas dilaksanakan juga agar memikirkan bagaimana mendapatkan Kepengurusan mendatang yang terdiri dari orang-orang Militan sehingga HIMNI tetap Jaya.