Kamis, 4 Juni 2026

Belum Capai Babak Akhir PPKM, Mardani Ali : Waspada Revenge Tourism

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Selasa, 14 September 2021 | 14:00 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTPemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta belum mencapai babak akhir. Presiden kembali memperpanjang PPKM Level 3 di sejumlah daerah hingga 20 september 2021, terhitung sejak hari ini Selasa 14 September 2021. Perpanjangan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM di Wilayah Jawa dan Bali.

"Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta untuk Kabupaten/Kota dengan kriteria level 3," tulis Inmendagri yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Senin (13/9/2021).

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera menyebutkan beberapa sektor mengalami kelonggaran, salah satunya tempat wisata. Ia juga berpesan pada pemerintah untuk mewaspadai revenge tourism atau serangan pariwisata.

Baca Juga : Ruko di Depan LTC Glodok Kebakaran, Pengendara Diminta Putar Arah


"berbagai tantantan muncul dari diperpanjangnya PPKM kali ini. Pelonggaran beberapa sektor, angka covid-19 yg menurun, pemerintah harus mewaspadai terjadinya revenge tourism. Landai bukan berarti santai, berulangnya lonjakan jumlah kasus Covid19 di Pulau Jawa & Bali mesti jd pelajaran," jelas Mardani dalam akun twitternya, Selasa (14/09/2021).

Selain pada Pemerintah, akademisi ini menghimbau masyarakat agar tak berlebihan dalam merespon kelonggaran wisata yang beberpa telah dibuka. Kondisi Pandemi Covid-19 pada juni hingga agustus lalu harus dijadikan pelajaran berharga, karena serangan virus ini nyata khususnya pada ruang publik.

"Jangan ada euforia yang berlebihan. Sudah cukup kesalahan strategi penanganan sebelumnya, tercatat kita telah kecolongan 2x dan berimbas pada masuknya varian Alfa serta Delta. Skg ada varian Mu, jangan sampai kembali memorak-porandakan kita," ucapnya.

Baca Juga : Percepat Penanganan Banjir Katingan, BNPB Kerahkan Relawan


"Ancaman Covid-19 di ruang publik jg nyata. Ancaman tsb berdasarkan temuan banyaknya warga yg terkena Covid-19 serta kontak erat yg melakukan aktivitas di area publik (dari aplikasi PeduliLindungi)" tambahnya.

Ia menyebut Kementerian Kesehatan RI memaparkan sebanyak 3.830 kasus terkonfirmasi dan masih bebas di tempat umum. "Bahkan Kemenkes RI menyebut, ada 3.830 terkonfirmasi positif yg terdeteksi masih berkeliaran di tempat umum," tutur Mardani.

Terakhir, mengenai pernyataan presiden soal masyarakat yang diminta bersiap untuk hidup berdampingan dengan virus Covid-19, Mardani menambahkan untuk terus mengejar vaksinasi hingga minimal 85 persen agar Indonesia siap menjadikan Pandemi sebagai endemi.

"Indonesia menuju endemi jg tengah pemerintah siapkan, yg artinya masyarakat harus siap hidup bersama Covid-19. Pertanyaannya, memang sudah terkendali? Test positivity rate mencapai 0% atau nol koma sekian % sampai vaksinasi sudah 85% merupakan beberapa syarat yg mesti dipenuhi" jelasnya.

Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !

https://youtu.be/9dHRwSfSUxc

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini