Berdoa di Medsos, SBY Pamer Iman?

0
241
Ketua Umum Dewan Pembina Partai Demokrat SBY ziarah dan berdoa di makam istrinya (Any Yudhoyono).

Jakarta, NAWACITAPOST  –  AKUN Twitter S.B. Yudhoyono @SBYudhoyono  yang diposkan Rabu, 28 Juli 2021 pukul 18.30 dengan format doa  “Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan kami semua. Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini.” Amin.*SBY*.

Baca Juga : Diminta LBP Tiru Habibie, SBY Marah dan Kebakaran Jenggot

Doa yang diucapkan ayah dari AHY dan Ibas tidak salah. Namun, ada pertanyaan menyeruak dari netizen. Perlukan doa tersebut diumbar menggunakan jaringan media sosial atau medsos, yaitu lewat cuitan akun Twitternya?

Meminjam kalimat Presiden ke-4 RI Gus Dur. Doa yang dilihat dan diketahui banyak orang. Bisa dikategorikan pamer iman. Apalagi yang melakukannya kental dan melekat aroma politik.

SBY pernah presiden dua periode. Ketua umum partai pernah disandangnya, kini Ketua umum Dewan Pembina Partai. Ketika sebagai eks Presiden. Lontaran kritik tanpa solusi kepada pemerintahan Jokowi terus digulirkan secara masif.  Tak tanggung-tanggung putra mahkota level satu dan dua (baca : AHY dan Ibas) turut serta dalam bingkai perlawanan ke pemerintahan Jokowi. Ibas menyebut Jokowi gagal, dan AHY membusur panah kalimat lewat surat ke Presiden perihal Istana yang katanya terlibat dalam KLB Demokrat Deli Serdang.

Lalu, tak terhitung kader dilingkaran elit SBY. Seperti Andi Arief yang membabi buta mendukung SBY dan AHY mengkritik Jokowi.

Kembali ke doa SBY di medsos. Sudah pasti, sarat dengan muatan politis dan mungkin cenderung skeptis terhadap pemerintahan yang sah saat ini. Pasalnya, doa yang diucapkan itu, masih melekat kepartaian SBY sebagai Ketum Dewan Pembina. Plusnya lagi, biasanya doa orang yang memegang kunci utama politik. Selain pamer, kerap ingin dipuja-puji, bahwa dirinya bisa mengatasi persoalan yang terjadi?