Penjarakan Haikal Hasan, Walaupun Sudah Minta Maaf?

0
487
Haikal Hasan

Jakarta, NAWACITAPOST – Saat Ahok meminta maaf kepada publik, terkait ucapannya yang dianggap menista agama. Tetap saja kelompok PA 212 berseru terus, agar Gubernur Jakarta 2014 -2017 dijebloskan ke penjara.  Akhirnya, melalui keputusan sidang pengadilan yang digelar di gedung utama departemen Kawasan TB Simatupang, ayah dari  Nicholas Sean dihukum kurang lebih 2 tahun.

Baca Juga : Penggagas Investasi Bodong 212 Mart, Terduga Haikal Hasan Bisa Ditangkap Polisi? 

AHOK menerima keputusan pengadilan, dan ia menjalaninya untuk mendekam di jeruji besi, Mako Brimob sebagai titipan tahanan Lapas Cipinang.

Yang dilakukan Ahok terhadap pemanggilan pengadilan, tak melarikan diri ke luar negeri. Justru dihadapinya dan datang di pengadilan, mempertanggungjawabkan perbuatannya, walaupun banyak pengamat dan ahli agama, Ahok tak salah, bahkan sudah minta maaf.

Kini kasus serupa, tapi bukan dilakukan Ahok. Adalah Haikal Hasan lewat cuitannya @haikal_hassan. “Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman thd HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?” cuitnya.

Cuitan tersebut, akun sosial medianya dibanjiri dengan kritik dan hujatan dari banyak netizen. Tak  tunggu lama, Haikal pun meminta maaf. Berbagai dalih dilontarkan Haikal mulai dari katanya itu kritik ke pemerintahan Arab Saudi.

Walaupun Haikal sudah minta maaf, tapi Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menyatakan dirinya akan tetap melaporkan Haikal Hassan ke pihak kepolisian. Laporan tersebut dibuat terkait ucapan Babe Haikal yang diduga menyebarkan berita bohong dan fitnah terkait pembatalan ibadah haji tahun 2021.  Menurut Muannas, apa yang disampaikan Haikal jauh lebih berbahaya dibanding kasus Ratna Sarumpaet.

Hal terkait lainnya, jika Ahok saja sudah menista agama, dihukum dan dipenjara, dan diminta maaf, seharusnya berlaku juga kepada Haikal yang diduga telah menyebarkan hoaks dan fitnah.