Jokowi Ucap Bipang Riuh, 2 Proyek Strategis Dikampung Fadli Zon Diresmikan

0
274
Bipang Ambawang dan Presiden Jokowi resmikan proyek strategis di Sumbar. foto kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST – Jokowi adalah Presiden yang kerap mendapat kritik, cacian, makian dan umpatan kasar dan lawan politiknya. Kabar Gubernur Jakarta 2012 -2014 yang mengucapkan  kata Bipang (Babi Panggang)  di Kalimantan Barat riuh dan ramai diperguncingkan serta dicemooh hebat lawan politiknya. Narasi bernada nyinyiran dalam jagat media sosial berseliweran bak muntahan virus.

Baca Juga : Anti Jokowi Lancarkan Fitnah, TKA Cina Kambing Hitamnya

Coba kita renungkan sejenak, dengan mata dan hati nurani. Jokowi adalah Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke. Ayah dari Gibran dan Mantu dari Bobby Nasution ini milik rakyat Indonesia dengan 6 agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu), ratusan suku, budaya, dan warna kulit.

Kembali ke soal bipang. Menjadi ramai dan tak pantas diucapkan Jokowi sebagai Muslim. Kata haram gegap gempita disuarakan. Begitulah suara negatif berbunyi secara serempak.

Padahal kalau kita mau jujur, bukan hanya di Kalimantan Barat saja ada bipang. Di daerah lainnya, khususnya di Nias ada makanan babi asap.

Mungkin lawan politiknya senang, kalau Jokowi mengucapkan pembelaan kepada FPI, daripada mengucapkan bipang. Sekedar catatan saja, begitu Jokowi menyebut bipang sebagai oleh-oleh khas lebaran, bipang menjadi laris dan diburu masyarakat Kalimantan Barat non Muslim.

Begitupun Jokowi memerintahkan kepada pembantunya untuk membubarkan FPI dan HTI. Dukungan pun mengalkir secara deras.

Yang jelas, Jokowi menjadi besar karena sering difitnah, dicaci, dimaki tanpa membalas. Malah yang dilakukan dengan bekerja. Fadli Zon adalah orang paling keras nyinyirnya tentang bipang. Jadi, tinggal tunggu waktu saja, setelah lebaran ada proyek di Sumbar khususnya di kampung Fadli Zon yang akan diresmikan Jokowi.