Ketua Umum HIPPI Jakarta Sarman Simanjorang Sebut Larangan Mudik Lebaran Berpotensi Gairahkan Ekonomi Jabodetabek

0
492
Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang. foto istimewa.

Jakarta, NAWACITAPOST – Terkait larangan mudik lebaran (6 – 17 Mei 2021) yang dikeluarkan Pemerintah, dengan alasan utama supaya tidak terjadi penyebaran Covid -19, dan bisa mengakibatkan badai tsunami virus tersebut.

Baca Juga : Sarman Simanjorang : Vaksin Lancar, Ekonomi Moncer

SEPERTI dilansir laman wartakotalive.com, Sabtu 8 Mei 2021, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DK Jakarta, Sarman Simanjorang, berpotensi menggairahkan ekonomi di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Hal ini disebabkan karena kondisi ekonomi yang mulai membaik dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2021, meski masih terkontraksi -0,74 persen.

“Namun, ini sudah mengalami peningkatan dibanding dengan kuartal IV-2020 sebesar -2,19 persen,” tutur Sarman

Sarman mengatakan, perekonomian Jakarta akan naik karena adanya peningkatan jumlah perusahaan yang membayar tunjangan hari raya (THR) dan cairnya THR untuk ASN, TNI-Polri serta pensiunan.

“Warga Jakarta yang tidak pulang kampung akan ramai mengunjungi mal, hotel, restoran, kafe, pusat hiburan/wisata seperti Ancol, TMII, Kebun Binatang Ragunan dan sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, di sana akan terjadi transaksi ekonomi yang signifikan, sehingga dapat mengairahkan perekonomian Jakarta dan sekitarnya.

Lebih lanjut Sarman menyatakan bahwa setiap tahun ada sekitar tujuh jutaan atau setara 2,5 juta keluarga warga Jabodetabek mudik ke kampung halaman, dan mengalirkan uang ke daerah mencapai Rp 10 triliun. Namun, tahun ini keluarga di kampung hanya menerima kiriman uang lebaran karena adanya larangan mudik.

Untuk mengisi liburan Idul Fitri tahun ini, warga Jabodetabek akan mengunjungi berbagai tempat santai bersama keluarga, dan diperkirakan akan terjadi perputaran uang sebesar Rp 1,25 triliun dengan asumsi per keluarga membelanjakan paling sedikit Rp 500.000 selama liburan Idul Fitri 1442 H.