Survei dari Saiful Mujadi Research Consulting (SMRC), foto tangkapan layar chanel Youtube Cokro TV, Kamis (8/4/2021).

Jakarta, NAWACITAPOST – Penggiat media sosial dan pengamat komunikasi  politik, Ade Armando dalam chanel Youtube di Cokro TV, Kamis 8 April 2021 menyatakan bahwa menurut survei yang dilakukan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), jika radikalisme  yang dilakukan oleh agama tertentu adalah salah satu  masalah utama  di Indonesia, bisa dibilang pendukung radikalisme itu ada di kelompok-kelompok PKS dan Anies Baswedan.

Baca Juga : Bersihkan Paham Radikalisme Di Perkeretaapian, KH Said Aqil Siraq Jadi Komut PT KAI

ADE tidak ingin mengatakan bahwa PKS adalah partai  radikal dan Anies adalah sosok radikal, tapi data menunjukkan bahwa para pendukung PKS dan Anies  bisa dianggap sebagai pendukung gerakan radikal. Inilah yang secara baik ditunjukkan oleh hasil survei nasional yang dilakukan SMRC terbaru yang dilakukan pada awal Maret 2021.

Ada hal menarik dari survei SMRC. Soal pembubaran FPI, survei menujukkan mayoritas  warga Indonesia yang tahu bahwa FPI sudah dibubarkan, mendukung pembubaran tersebut  sebanyak 55 persen, tidak setuju 35 persen, sisanya tidak tahu.

Namun, survei kepada pendukung Anies, sebanyak 70 persen menolak pembubaran FPI , dan 68 persen dari poendukung PKS menolak pembubaran FPI.

Jika patokan survei kepada pendukung Anies dan PKS,seharusnya FPI tidak dibubarkan. Bisa dikatakan bahwa pendukung PKS dan Anies adalah simpatisan FPI.

Dalam survei SMRC juga diajukan pertanyaan terkait lain, yang hasilnya menyatakan bahwa Warga diluar pendukung Anies dan PKS menolak bahwa pemerintah Jokowi membungkam dan mengkriminalisasi suara ulama.

Baca juga :  Prabowo Sebut Rakyat Dianggap Bodoh, Dibagi Uang Gampang Dipengaruhi