Menangkal Radikal, Ulama NU Jadi Pilihan Utama Menteri Erick Khotbah Di Masjid BUMN

0
347
Menteri BUMN Erick Thohir

Jakarta, NAWACITAPOST – Setelah tindakan penurunan baliho oleh TNI atas perintah Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Kemudian pernyataan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran yang akan membereskan dan membasmi kelompok-kelompok radikal yang menggangu keamanan rakyat dan negara.

Baca Juga : Fadil  Saat Kapolres Jakarta Barat Tangkap Hercules Cs, Kapolda Metro Jaya Basmi FPI

Menteri BUMN Ercik Thohir berlaku sama, namun dalam konteks undangan ceramah  atau khobah kepada Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Masjid – Masjid BUMN. Tindakan  ini perlu dilakukan Ercik karena. Dari penceramah yang tidak baik biasanya bibit-bibit radikal muncukl dan tumbuh berkembang pesat.

Maka untuk meredam dan memberhentikan langkah tersebut. Ketua Panitia Asian Games  2018 dan Ketua Tim Sukses Jokowi – Ma’ruf Amin 2019 menggandeng PBNU.

Para ulama NU akan mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Ini kelanjutan kerja sama antara Kementerian BUMN dan PBNU yang ditandatangani September 2020.

Kerjasamanya meliputi pemberdayaan sumber daya manusia, optimalisasi peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pembinaan masyarakat dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.

Kyai dan ustaz dari NU mengisi kajian dan ceramah di lingkungan masjid BUMN merupakan bagian dalam pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia agar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Ajaran Islam yang disyiarkan NU serupa dengan pencanangan nilai Akhlak di BUMN, yakni bertujuan membangun dan mengembangkan insan masyarakat yang bertaqwa kepada Allah, cerdas, terampil, berakhlak mulia, tentram, adil, dan sejahtera. Kami melibatkan peran aktif NU agar Islam ramah ala NU dapat mewarnai pemahaman keagamaan di lingkungan seluruh BUMN,” jelas Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2020).

Erick berharap program ini membentuk karyawan BUMN memiliki aqidah yang benar berdasarkan ilmu, menjadikan Al-Qur’anul dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam memahami tauhid yang sesuai pemahaman Salafush Shalih, sekaligus membentengi dari pemikiran-pemikiran yang menyimpang dalam Islam,” tegasnya.

Untuk menangkal radikal maka Ulama NU Jadi Pilihan Utama Menteri Erick Khotbah Di Masjid BUMN.