Jumat, 5 Juni 2026

Doni Monardo Militer Aktif Yang Ditugaskan Khusus Jokowi Sebagai Kepala BNPB Dan Ketua Satgas Penanganan Covid -19 

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Sabtu, 7 November 2020 | 11:57 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST –  Doni Monardo adalah  anak dari pasangan Letkol CPM Nasrul Saad dan Roeslina. Dilahirkan di Cimahi  10 Mei 1963. Doni juga pernah tinggal di Aceh selama 12 tahun  karena tugas sang ayah.

Baca Juga : Berantas Covid 19, Doni Monardo : Protokol Kesehatan Harga Mati



TAHUN 1985 masuk Akademi Militer (Akmil). Penugasan di Aceh, Timor Timur dan daerah konflik lainnya kerap dijalaninya.

1999 – 2001 ditugaskan di Batalion Raider, Bali.  Kemudian Doni dirotasi dan bergabung dengan Paspampres.  2008 dipromosikan  menjadi Komandan Grup A Paspampres, grup ini bertanggung jawab langsung  terhadap keamanan kepala negara. Dua puluh tujuh (27) negara sudah dikunjungi saat mengawal  Presiden ke enam.

Kepala BNP yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid 19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo saat mengikuti rapat virtual penanganan Covid 19 bersama Presiden Jokowi, April 2020.

2010 – 2011 suami dari Santi Aviriani ditugaskan sebagai Danrem S061/Surya Kencana, Bogor. Danrem ini banyak melahirkan orang nomor satu di militer sebagai panglima TNI.  Hanya beberapa bulan sebagai Danrem, 2011- 2012 negara menugaskannya menjadi Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus.  Hitungan bulan sebagai Wadanjen, negara memintanya  menjadi Komandan Paspampres (2012 – 2014).

Saat Jokowi jadi Presiden, ayah dari Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo, dan Adelwin Azel Monardo, pada 2014 – 2015 menjadi Komandan Jenderal  (Danjen) Kopassus.  Penugasan militer masih dijalani kakek dari Arfazza Wimeka Wibisono dan Azzahra Rania Wibisono Sebagi Pandam XVI Patimura  2015 – 2017, dan Pangdam III Siliwangi 2017 -2018

Dua tahun menjadi Danpaspampres, Doni kembali ke korps baret merah dan diangkat menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus (2014-2015). Setelah itu, Doni Monardo digeser menjadi Panglima Kodam XVI Pattimura di Ambon (2015-2017), serta Pangdam III Siliwangi di Jawa Barat tahun (2017-2018). Bintang tiga di pundaknya didapat saat menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantamnas) 14 Maret 2018 – 27 Mei 2019.

Goncang-gancing Doni mau diangkat sebagai KSAD pun merebak. Namun, Jokowi memilihnya sebagai Kepala BNPB pada 9 Januari 2019 – sekarang.  Ketika wabah pandemi merebak di Indonesia Doni ditunjuk Presiden Jokowi Sebagai Ketua Satgas Penanganan  Covid -19.  Saat ini militer aktifnya masih melekat di pundaknya dengan pangkat Letnan Jenderal TNI.

-
Presiden Jokowi Berbincang denga Kepala BNPB yang juga Ketua satgas Penanganan Covid 19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo. September 2020.

Ketika ditunjuk sebagai jabatan sipil. Seragam  militer tak pernah digunakan lagi. Lebih banyak mengenakan baju sipil dan rompi BNPB.  Namun, ada yang berbeda saat rapat  pada April 2020 dengan Presiden Jokowi. Doni mengenakan seragam militer lengkap dengan baret merahnya. Usut punya usut pemakaian seragam itu atas perintah Jokowi, seperti didituturkan Doni kepada Dwi Payana.

Seragam militer yang dipakai Doni sebagai Kepala BNPB mempunyai pesan khusus. Yaitu supaya masyarakat, dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan COVID-19 menerapkan disiplin.

Doni orang Minang yang perangainya halus. Disiplin, taat asas, dan rendah hati melekat dan selalu dipraktekan dalam tugas dan keseharaiannya.

Soal, tugas bagi Doni kelender merah tak berlaku. Seperti saat ulang tahunnya. Ketika itu istri, anak, menantu dan cucunya sudah hadir di kantor BNPB. Yang punya ulang tahun masih melaksanakan tugas di terminal Pulo Gebang untuk memastikan bahwa  protokol kesehatan sudah diterapkan secara tepat dan benar.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini