Kamis, 4 Juni 2026

Berantas Covid 19, Doni Monardo : Protokol Kesehatan Harga Mati

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 6 November 2020 | 12:20 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Tepat hari Rabu 9 Januari 2019. Letnan Jenderal Doni Monardo dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ketika wabah Covid – 19 melanda dan merebak di Indonesia. Presiden Jokowi menunjuk orang nomor satu di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) selama 2 tahun lebih 3 bulan sebagai Ketua Satgas Covid -19 pada 13 Maret 2020.

Baca Juga : Letjen TNI Doni Monardo Resmi Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Kepala BNPB



SEBAGAI Ketua Satgas. Maka secara resmi kebijakan dan keputusan lembaga pemerintah mulai dari pemerintah, keagamaan, sosial, swasta penyampaian melalui pintu satgas covid yang berkantor di BNPB.

Kepala BNPB dan Ketua Satgas Covid -19,  Letnan Jenderal TNI Doni Monardo

Pengalamannya sebagai orang nomor satu Komando Pasukan Khusus (Kopassus) selama 2 tahun memudahkan suami  dari Santi Ariviani menerapkan disiplin dan ketegasan yang dimiliknya. Sehingga menjalar kepada staf dan bawahnnya.

Perintah dan pesan yang disampaikan Presiden Jokowi terkait covid 19,  mampu diterjemahkan oleh mantan Pangdam Patimura XVI secara cepat, tepat sasaran dan akurat.

Slogan membrantas pandemi covid bertajuk Protokol Kesehatan Harga Mati menjadi irama dan praktek kebangsaan di lingkungan BNPB. Slogan yang dilontarkan lulusan Akmil (1985) ini sudah tak asing dan wajib hukumnya bagi keluarga BNPB melaksanakannya tanpa kecuali.

Rupanya slogan ini didengungkan mantan Pangdam III Siliwangi sebagai ketua Satgas kepada lembaga pemerintah dan swasta yang ditemuinya. Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mau dilaksanakan di seluruh daerah  Indonesia harus melalui rekomendasinya.

Tugas negara yang diembannya ini. Mengharuskan Doni membuat kebijakan dan perintah kepada anak buahnya sampai larut malam. Bahkan mantan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Pangan ini tidur di kantor BNPB demi menuntaskan masalah Covid ini segera berakhir.

Ternyata bukan hanya covid saja yang ditangani. Ayah dari Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo, dan Adelwin Azel Monardo bencana alam. Apalagi dimasa covid ini hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami bencana. Banjir, longsor, gempa dan puting beliung mengharuskan tugasnya super ekstra.

-
Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo bersama anak pengungsi gempa

Tempaan dan tugas di Kopassus dan Paspampres serta didikan dari  Letkol CPM Nasrul Saad dan Roeslina sebagai orang tuanya mematri dan melekat dalam diri dan dipraktekan di tempat tugas serta keluarganya.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini