Artinya, jumlah kasus aktif di Indonesia pada saat ini mencapai 63.733 kasus atau 16,6 persen dari seluruh total kasus atau persentase terendah sejak pandemi Covid-19 masuk di Indonesia pada awal Maret 2020.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan pada Sabtu (24/10). Kabar baik bagi upaya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. "Makin banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh. Jumlahnya mencapai hampir 80 persen dari seluruh total kasus sampai hari ini. Kita semakin optimistis, lebih banyak lagi kasus positif bisa disembuhkan," ucapnya.
Baca Juga : Pembangunan PJU Desa Plumbangan Kecamatan Doko Sangat Berguna Bagi Masyarakat
Reisa menyebutkan bahwa, upaya kuratif atau penyembuhan sudah membaik, termasuk persediaan obat-obatan dalam status masih aman. Bahkan, Reisa juga menyatakan sebagian besar obat itu diproduksi oleh industri farmasi nasional. Per 22 Oktober 2020, Reisa memastikan suplai obat Covid-19 sudah didistribusikan ke-34 provinsi dan 760 rumah sakit rujukan. Ditambah lebih dari 250 ribu tenaga kesehatan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 per Jumat (23/10) bertambah sebanyak 4.094 kasus sehingga jumlah kesembuhan kumulatif mencapai 305.100 kasus. Penambahan kesembuhan harian tertinggi masih berasal dari DKI Jakarta yakni sebanyak 1.093 kasus dengan kumulatifnya menembus angka 84.337 kasus.
Provinsi Sumatera Barat menambahkan kasus sembuh yang sangat pesat mencapai 523 kasus sehingga jumlah kumulatif menjadi 7.047 kasus. Sehari sebelumnya, provinsi ini menambahkan 114 kasus sembuh. Sementara itu, Jawa Tengah menambahkan kesembuhan harian sebanyak 470 kasus dan kumulatifnya mencapai 25.538 kasus. Kemudian, Jawa Timur menambahkan kesembuhan harian sebanyak 341 kasus, sehingga kumulatifnya mencapai 44.359 kasus. Adapun, Jawa Barat menambahkan pasien sembuh harian sebanyak 319 kasus dan kumulatifnya mencapai 22.022 kasus.