2 Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Diperiksa KPK

0
160
2 Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Diperiksa KPK

Jakarta, NAWACITAPOST– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dari unsur sekretaris dinas Kabupaten Bogor. Kedua saksi akan menyampaikan keterangan terkait kasus pemotongan uang dan gratifikasi oleh eks Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY). Hal ini dibenarkan oleh pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu (21/10).

Baca Juga : Pemudik yang Masuk Kota Salatiga Wajib Tunjukan Hasil Rapid Test

Ali menjelaskan bahwa, kedua saksi itu yakni Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor Diyanto serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Sony Abdul Sukur. Penyidik juga memanggil satu saksi lain mantan Kasubag Keuangan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Yuni. Penyidikan kasus Rachmat Yasin terus dipertajam. KPK telah memanggil berbagai pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Bogor untuk mengungkap korupsi yang dilakukan Bupati Bogor periode 2008-2013 dan 2013-2014 itu. Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Juni 2019. Dia diduga meminta, menerima, atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD senilai Rp8,9 miliar. Fulus tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati serta kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif pada 2013-2014.

Dalam kasus gratifikasi, Rachmat diduga menerima tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor, dan mobil Toyota Vellfire seharga Rp825 juta. Rachmat sedianya sudah divonis lima tahun enam bulan penjara dan denda Rp300 juta. Dia terbukti menerima suap Rp4,5 miliar untuk memuluskan rekomendasi surat tukar menukar kawasan hutan atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 hektare.