Baca Juga : Rumah Mewah Gatot Nurmantyo Di Sentul Harganya 110 Miliar Rupiah
ANEHNYA, saat tak lagi sebagai panglima otomatis dia menjadi warga sipil. Namun, kebanggaannya memakai topi baret dikenakan ketika berkedok ziarah dan tabur bunga di TMP Kalibata, Jakarta. pada Jumat 2 Oktober 2020. Mungkin dipikirnya topi baret merah yang dipakainya itu menjadi kesaktian untuk bebas berbuat apa saja. menghadapi Dandim Jakarta Selatan dengan pangkat Kolonel tak berkutik. Yang terucap dari Gatot kepada Kolonel Ucu adalah sumpah prajurit dan sapta marga. PSBB dan penyebaran Covid 19 tak digubris.
Sampai-sampai Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan mengingatkan para pensiunan TNI untuk menggunakan baret merah secara bijak dan tidak menggunakannya di luar ketentuan. Hal ini dikatakan oleh Mayjen Hasan usai menghadiri HUT TNI Ke- 75 secara virtual.
Kopassus Lengkap Dengan Topi Baret Merah Sedang Berbaris
"Kami sebagai pembina korps juga mengingatkan semua pensiunan serta mereka yang mendapat kehormatan memakai baret merah untuk menggunakannya secara bijak," kata Hasan, Senin 5 Oktober 2020.
Begitulah kalau 'memaksa' masuk Kopassus tidak secara murni. Masuknya pun sudah mendekati pensiun dan sebagai panglima TNI. Selain Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Jenderal Purnawirawan Gatot perlu membaca dengan seksama sumpah kopassus - topi baret merah - dengan salam komandonya pula.