Baca Juga : Deklarasi KAMI Gatot, Diusir dari Bumi Surabaya
GATOT Nurmantyo sangat fenomenal akhir-akhir ini, sebagai mantan Panglima TNI kekayaannya amat luar biasa. Salah satu yang menarik adalah rumah mewahnya yang berada di kawasan elit Sentul Hambalang seluas 6 ha. Lokasi rumahnya tepat berseberangan dengan lapangan golf Palm dan berada di jalan boulevard menuju rencana jalan puncak dua.
Rumah mewahnya terdiri dari 1 bangunan utama berlantai 3 yang terhubung dengan bangunan garasi yg berisi puluhan mobil mewah miliknya dan sebuah joglo besar atau pendopo yg mungkin nantinya digunakan untuk acara2 politik. selain itu terdapat fasilitas bangunan besar lainnya berukuran 2 lantai maupun 1 lantai , yang ditempati oleh staf - staf pribadinya atau nanti dikemudian hari ditempati Paspamres. Selain itu terdapat fasilitas lainnya seperti 2 stal kuda dan lapangan berkuda termasuk kolam renang ukuran besar.
Estimasi nilai asset tersebut sekitar Rp 110 Milyar dihitung dari nilai tanah dan bangunan yang ada. Nilainya cukup fantastis berdasarkan situs elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Gatot pada 2018 tercatat yang dilaporkan adalah sebesar Rp 26,6 miliar dengan beberapa bidang tanah termasuk di bogor tapi totalnya tidak sampai 1 Ha.
Patut dipertanyakan karena Gatot pensiun relatif baru yaitu april 2018 akan tetapi dalam 2 tahun lonjakan kekayaannya sangat luar biasa. Bukan rahasia pada saat menjadi panglima proyek pengadaan TNI menjadi lahan basah.
Sebagai salah seorang yg selalu menggemakan gerakan moral perlu juga diklarifikasi asal usul aset kekayaannya, sehingga masyarakat tidak bertanya - tanya.
Itu baru kekayaan rumah mewahnya. Belum kekayaan lainnya, bahkan anak buah Prabowo Subianto yang paling setia, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein pernah berucap, bahwa kekayaan Gatot lebih dari Prabowo. Jika laporan harta kekayaan ayah dari Didit Prabowo ke KPK pada saat Pilpres 2019 lebih dari 1 triliun rupiah. Berarti Gatot lebih dari 2 triliun rupiah. Ada yang bilang sampai 10 triliun kekayaan orang ini. Itu baru dugaan saja.