Deklarasi KAMI Gatot, Diusir dari Bumi Surabaya

0
985
Foto : Suasana pengusiran rencana deklarasi KAMI

Jakarta, NAWACITAPOST – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) rupanya gatot alias gagal total mendeklarasikan. Acara rencananya digelar di Gedung Juang 45, Surabaya. Dihadiri tiga pembicara, Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo, Prof. Din Syamsudin dan Prof Rochmat Wahab. KAMI diusir di bumi Surabaya. Terlihat massa yang mengatasnamakan ‘Surabaya Adalah Kita’ menggelar demo di depan Gedung Juang 45. Yang mana berada di Jalan Mayjend Sungkono 28 September 2020. Massa di Surabaya begitu semangat mengusir. Terlihat sempat terjadi debat. Namun, KAMI memutuskan untuk meninggalkan tempat. Aksi yang digelar sekitar pukul 09.00 WIB sebagai upaya penolakan acara Silaturahmi Akbar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Bertema Mengantisipasi Bangkitnya Komunisme Gaya Baru.

BACA JUGA: Najwa Shihab Terkesan Provokasi, Antek Orde Baru?

Foto : Suasana pengusiran KAMI di Surabaya

Koordinator aksi, Edi Firmanto mengatakan. Aksi untuk menolak deklarasi kelompok lantaran dianggap hanya akan membuat gaduh. Dalam orasinya, menyatakan penolakan. Jika untuk kepentingan politik bisa menunggu di tahun 2024 mendatang tanpa perlu membuat gaduh. Surabaya Adalah Kita siap mengawal dan menjaga Surabaya. Agar tetap aman, damai dan kondusif dalam bingkai NKRI dan Pancasila. Selain itu pihak penyelenggara juga tidak dapat ditemui di lokasi. Namun dari pantauan di lokasi terlihat beberapa peserta yang diduga akan mengikuti acara. Terlihat diusir oleh massa. Polisi juga tampak berjaga – jaga di lokasi. Sementara, Kapolsek Sawahan AKP Wisnu mengatakan. Sejauh ini, rencana tidak ada assesment atau penilaian. Sebab di masa pandemi virus Corona atau Covid 19 mutlak untuk dilakukan. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?