Ancaman Reshuffle Menteri “Ditarik”

0
394
Ancaman Reshuffle Menteri "Ditarik"

Jakarta, NAWACITAPOST- Presiden Jokowi sempat melontarkan isu reshuffle di depan para menterinya pada rapat terbatas 18 Juni 2020. Jokowi mengungkapkan hal itu karena jengkel masih ada menteri yang terlihat biasa saja dalam bekerja di tengah masa pandemi corona ini.

“Sekali lagi, langkah-langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah ke pemerintahan. Akan saya buka. Langkah apapun yang extraordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,” kata Jokowi seperti arahannya kepada Kabinet Indonesia Maju dalam rapat terbatas 18 Juni 2020 lalu, seperti yang ditayangkan YouTube Setpres pada Minggu (28/6/2020).

Baca Juga : MA : Di Jantung Kota Surabaya Masih Sarat Kemiskinan

Joko Widodo akan melakukan perombakan kabinet jika diperlukan. Jokowi menegaskan akan mengambil langkah penting untuk memerangi virus Corona.

“Tapi dalam waktu yang relatif singkat kita melihat progress yang luar biasa di kementerian/lembaga antara lain bisa dilihat dari serapan anggaran yang meningkat, program-program yang sudah mulai berjalan. Artinya teguran keras tersebut punya arti yang signifikan. Teguran keras tersebut dilaksanakan secara cepat oleh kabinet,” katanya.

Pratikno pun mengungkap maksud teguran Jokowi dengan harapan jajaran Kabinet Indonesia Maju bekerja lebih keras merespons krisis akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Pratikno menuturkan, Jokowi mendorong cepat dan tepat sasaran penyaluran bansos, meningkatkan daya beli masyarakat, serta meningkatkan serapan anggaran kementerian/lembaga.