Baca Juga : Kekuatan Banteng Menggetarkan Negeri, Kilafah Mulai Meriang Panas Dingin
Bukan hanya Jakarta, kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan seluruh Indonesia siap bergerak ke ibukota. Perintah satu komando dari sang ketua umum saja itu yang ditunggu. Rapat tingkat Pusat pun digelar, tujuannya satu meredam dan menghentikan kadernya yang tak bisa dikendalikan. Marah dan marah semakin memuncak. Namun, tak berselang lama sebuah surat yang berjudul Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sampai sudah ke tingkatan paling bawah, ranting. Bunyi petikannya jelas, gunakan jalur hukum untuk yang anarkis mambakar bendera PDI Perjuangan. Tak terbayang jika instruksi itu tak keluar dengan segara, kerusuhan bisa terjadi. Terima kasih bu Mega, begitulah banjir ucapan selamat dari berbagai tokoh nasional, pengamat, cendekiawan, dan sudah barang tentu dari partai nasionalis.