Angkasa Pura II : Penumpang Pesawat 4 Jam Lebih Awal dari Jam Keberangkatan

Jakarta,  NAWACITAPOST-  PT Angkasa Pura II (Persero) mengimbau calon penumpang datang ke bandara 3 sampai 4 jam lebih awal dari jam keberangkatan. Sebab, ada sejumlah syarat yang kini harus dipenuhi bila penumpang ingin menaiki pesawat di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Syarat tersebut wajib dipenuhi sesuai dengan Surat Edaran (SE) No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Prosedur baru ini dijalankan secara ketat dengan tahapan yang detail, oleh karena itu kami mengimbau agar calon penumpang pesawat sudah hadir di bandara 3-4 jam sebelum jadwal keberangkatan,” ungkap Director of Operations and Services PT Angkasa Pura II (Persero) Muhamad Wasid, Jumat 8 Mei 2020.

Baca Juga : Pemerintah Gulirkan Program BPNT Bagi Warga Terdampak Covid 19

Seperti di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Ada prosedur baru, pertama, titik layanan keberangkatan hanya terdapat di Terminal 2 – Gate 4 dan Terminal 3 – Gate 3.

Di setiap titik terdapat Posko Pengendalian Percepatan Penanganan Covid-19, yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Kemudian, di posko tersebut calon penumpang harus menunjukkan berkas kelengkapan perjalanan, seperti tiket penerbangan, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan, dan berkas lain yang wajib dipenuhi sesuai SE No. 4/2020.

“Ketiga, masih di posko yang sama calon penumpang pesawat wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card/HAC) dan formulir penyelidikan epidemiologi yang diberikan personel KKP,” ujar Wasid.

Keempat, jika seluruh berkas lengkap dan HAC serta formulir epidemiologi sudah diisi, selanjutnya calon penumpang menuju ke meja pemeriksaan kedua. Di meja pemeriksaan tersebut, seluruh berkas di cek ulang begitu juga HAC dan formulir penyelidikan epidemiologi, oleh personel KKP.

Baca juga :  Puan akan Bicarakan Keadilan Akses Vaksin Bersama Para Ketua Parlemen Dunia

 

 

Comments are closed.