Penimbun Masker Diberikan Tuntutan Pidana Maksimal

1
70
Penimbun Masker Diberikan Tuntutan Pidana Maksimal

Jakarta, Nawacitapost– Jaksa Agung ST. Burhanuddin prihatin atas virus corona yang menyebabkan kepanikan di masyarakat. Pemerintah telah mencatat, ada sebanyak 227 supect yang posotif terjangkit virus corona, dimana sebagian kecil telah meninggal dunia.

Demikian hal itu diungkapkan Jaksa Agung melalui Kepala Pusar Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, di kantornya, Rabu (18/3).

“Seperti diketahui Dunia melalui World Health Organization (WHO) pun mengukuhkan COVID-19 sebagai pandemic yang berarti bisa menyerang siapa dan dimana saja,” ujarnya.

Baca Juga : Putusan MK Harusnya Ada Keseimbangan Dalam Memberi Perlindungan

Dengan demikian ditegaskan Jaksa Agung, dengan menyebarnya virus corona, membuat kiat-kiat untuk memutus penyebaran virus yang semakin digencarkan, diantaranya dianjurkan untuk mwnggunakan masker dan hand sanitizer untuk pembersih tangan.

“Hand sanitizer dan masker akhirnya menjadi komoditi yang paling diburu masyarakat Indonesia sehingga pemerintah berupaya untuk menjamin ketersediaannya,” pungkasnya.

Namun Jaksa Agung, menyayangkan segelintir orang yang meraup rupiah secara tidak bertanggung jawab dengan menimbun masker besar-besaran, yang ternyara berkualiras dibawah standaryang ditetapkan.

“Aksi penimbunan masker ini sangat meresahkan dan membebani masyarakat, terlebih untuk strata ekonomi menengah ke bawah karena keberadaan masker yang semakin langka dan harganya kian tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut menyikapi fenomena penimbunan yang terjadi ditengah-tengah penanganan bersama untuk mencegah dan menangkal virus COVID-19.

“Saya selaku Jaksa Agung Republik Indonesia memerintahkan para Jaksa dalam menangani kasus-kasus seperti penimbunan masker, obatan-obatan, dan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) serta penyebar hoaks terkait corona, agar setiap pelakunya diberikan tuntutan pidana maksimal sehingga menimbulkan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi yang lainnya untuk tidak melakukan hal yang sama,” imbuhnya melalui Hari Setiyono, Kapuspenkum kepada awak media.

Comments are closed.