Banjir Kembali merendam Sejumlah Wilayah Jakarta, Anies Pasrah Terima Hujatan Bulan-bulanan Warganet

Jakarta, NAWACITA- Banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah Jakarta, membuat Gubernur DKI Anies Baswedan harus pasrah menerima bulan-bulanan hujatan warganet. Tak sedikit dari masyarakat yang menumpahkan kekesalan kepada Anies. Jakarta memang sudah berkali-kali banjir di awal 2020 ini.

Memang, ada juga pihak yang mengapresiasi Anies dalam melakukan perubahan di ibu kota. Namun sayang, perubahan itu dianggap bukan kepada hal yang lebih baik dan tidak prioritas.

Wilayah yang tak pernah banjir saat ini malah terendam air seperti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Akhirnya, netizen menggaungkan hashtag #4niesTenggelamkanDKI di media sosial Twitter.

Semenjak @aniesbaswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, banyak perubahan yang terjadi. Namun sayang, perubahannya bukan ke hal yang lebih baik, melainkan ke hal yang lebih buruk. Kepala Daerah itu yang diuji hasil kerjanya, bukan omongannya apalagi kata katanya. #4niesTenggelamkanDKI,” tulis akun #ProNKRI @seruanhl yang dikutip pada Senin, (24/02/2020).

Baca Juga : Raja Malaysia Bubarkan Kabinet Usai Mahathir Mohamad Mundur Dari PM Malaysia

Selain itu, akun Rizma Widiono @RizmaWidiono menyebut Anies telah mencatat sejarah lantaran membuat RSCM terendam banjir. “Pertama dalam sejarah, ruangan Radiologi RSCM terendam banjir. Prestasi yang luar biasa. Hanya @aniesbaswedan yang bisa tenggelamkan Jakarta, crying face,” ucapnya.

Selanjutnya, akun Vania Adhiva @VaniaCiprut mengaku heran kenapa Anies tidak serius untuk mencari solusi penanganan banjir. Namun, proyek Formula E malah bakal digelar di Jakarta dengan biaya triliunan rupiah.

Untuk sirkuit Formula E habiskan APBD triliunan, itu pun sekali pakai bongkar lagi. Kenapa untuk mengatasi banjir Anies enggak pernah sungguh-sungguh, terkesan lambat mikir, lambat kerja,” katanya.

Diketahui, Jakarta juga pernah terendam banjir Rabu, 1 Januari 2020. Mungkin, banjir di awal tahun 2020 ini bisa dikatakan cukup parah karena hingga menelan korban jiwa. Selain itu, bukan hanya wilayah Jakarta saja, tapi juga di sejumlah wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Banten.

Baca juga :  Bendungan di 4 Kecamatan Meluap, 9.245 KK Terdampak Banjir di Kabupaten Bima

 

Comments are closed.