Senin, 1 Juni 2026

Raja Malaysia Bubarkan Kabinet Usai Mahathir Mohamad Mundur Dari PM Malaysia

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Senin, 24 Februari 2020 | 22:13 WIB
NAWACITA- Raja Malaysia, Yang di Pertuan Agung Abdullah, memutuskan membubarkan kabinet setelah menerima permohonan pengunduran diri Mahathir Mohamad dari posisi perdana menteri. Dia menunjuk Mahathir sebagai perdana menteri interim (sementara) untuk mengurus pemerintahan sampai penggantinya terpilih dan kabinet baru terbentuk.

"Terkait dengan hal tersebut, tugas anggota pemerintahan (wakil perdana menteri, menteri, wakil menteri serta sekretaris politik) sudah berakhir," kata Kepala Sekretaris Pemerintah Malaysia, Mohamed Zuki Ali, seperti dilansir Free Malaysia Today, Senin (24/2).

Jaksa Agung Tommy Thomas menyatakan kepala pemerintahan sementara akan dipegang oleh Mahathir. Menurut Zuki, keputusan Raja Abdullah sesuai dengan Pasal 43 (5) Undang-Undang Federal.

Tercatat ada 26 menteri dan kepala lembaga pemerintah yang ada dalam kabinet dipimpin Mahathir.

Baca Juga : PDI-P menjadi Partai Dengan Elektabilitas Tertinggi


Raja Abdullah menyampaikan keputusan itu setelah berdialog dengan Mahathir di istana selama 90 menit. Sebelumnya dia juga bertemu dengan Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim, dan sang istri yang merupakan Wakil PM Malaysia, Dr. Wan Azizah Wan Ismail, membahas persoalan tersebut.

Mahathir akan menjabat sebagai PM Interim selama sepuluh hari.

Mahathir mengirimkan surat pengunduran diri kepada Raja Abdullah hari ini. Dia juga memutuskan mengundurkan diri dari jabatan pengurus partai yang menaunginya, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU).

Partai tersebut juga mengklaim keluar dari koalisi yang saat ini berkuasa Pakatan Harapan.

Pengunduran diri Mahathir diduga terkait dengan gerakan politik yang berupaya membentuk koalisi baru dengan anggota PPBM, UMNO, Partai Islam SeMalaysia (PAS) dan faksi PKR yang dipimpin oleh mantan wakil PKR, Mohamad Azmin Ali.

PKR lantas memutuskan memecat Azmin dan sejawatnya, Zuraida Kamaruddin, yang dianggap berkhianat. Hal ini adalah buntut perseteruan politik internal antara Anwar dan Azmin sejak beberapa waktu lalu.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB