Pada Munas perdana ini, seluruh peserta kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan Alpeksi di tangan Ridwan Daali, SE untuk periode 2020-2025.
Baca Juga: Munas ALPEKSI, Yafeti Waruwu SH : SDM Unggul, Indonesia Maju
Ridwan Daali yang juga menjadi Ketua Umum Alpeksi pada periode sebelumnya menyatakan kesediaan dan rasa syukurnya atas peran dan kepercayaan seluruh DPD memilih beliau kembali menjadi nahkoda Alpeksi untuk beberapa tahun ke depan.
“Terimakasih kepada seluruh DPD yang telah memberi ruang kepada saya untuk tetap berkarya di Alpeksi. Dinamika rapat yang cukup menguras energi dari awal pembukaan Munas, tidak serta merta mengaburkan peran dan visi-misi yang sudah kita rencanakan sejak awal”, kata Daali.
Lebih lanjut Ridwan Daali mengatakan bahwa keberlanjutan peran Alpeksi dalam mengawal peningkatan SDM di Indonesia merupakan goal yang tidak boleh ditawar.
“Alpeksi sudah membangun jejaring, tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di luar negeri, khususnya Asia Tenggara. Ini adalah bukti keseriusan dan komitmen kita bersama dalam proses membesarkan Alpeksi menjadi lembaga kredibel”, tegas Daali.
Sebagai Lembaga Non Pemerintah yang bergerak dibidang Kajian, Bimbingan Teknis, Pelatihan dan Pendidikan Non Formal serta Pengembangan Jasa Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Fungsi Sumber Daya Manusia yang berada di seluruh Indonesia, Alpeksi hadir memberi nuansa baru dalam perannya sebagai mitra strategis pemerintah.
Munas ke-1 Alpeksi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan Kementrian, diantaranya Drs. H. Teguh Setya Budi, M.Pd., Kepala BPSDM Kemendagri RI, Sekretaris BPSDM Kemendagri Drs.Didin Wahidin, Dirjen Polkum Kemendagri Drs. Lutfhi, MA., Kepala Biro SDM & Umum Kemendesa PDTT, Mety Susanti, SH, M.Si., dan beberapa Ketua Organisasi seperti Projo, HKTI dan HPI.
Tema kegiatan yang mengusung “Peran Strategis Alpeksi Dalam Mengawal, Visi SDM Unggul Indonesia Maju”, sudah sesuai dengan peraturan Menteri dalam Negeri (Permendagri) No. 52 tahun 2015 dan Peraturan Menteri Desa (Permendes) No.11 tahun 2019 tentang pengembangan sumber daya manusia dalam rangka mengawal visi SDM unggul, Indonesia maju.
Baca Juga: Skema dibalik Kerjasama UEA dan Indonesia
-
Secara spesifik, Agus Salim berharap bahwa Alpeksi yang mengambil peran dalam Jambore tersebut. Menurut beliau, ada 7 hal yang menjadi intensi dalam kegiatan akbar tersebut yakni World Tree yang akan mencanangkan penanaman 1 Milyar pohon di seluruh Indonesia; Pasar Desa online; Produk Unggulan Desa untuk Dunia; Bursa komoditi desa; Maker Village; Bedah Desa dan Media Edukasi Pedesaan berbasis Digital.
Hal-hal tersebut diatas senada dengan program kerja Alpeksi yang dicetuskan dalam Munas pertama ini.
-
Baca Juga: Dana Desa jadi Dana Dosa, Tolonglah Pak Jokowi
Munas Alpeksi ke-1 ini memberi sebuah catatan esensial akan pentingnya membangun SDM menuju Indonesia Maju.
“Keputusan-keputusan yang dilahirkan dalam Munas Alpeksi kali ini memang terlihat sangat progresif dan penuh tantangan. Terutama terkait dengan peran Alpeksi sebagai asosiasi yang mengkoordinasi sekaligus sebagai pelaku pengembangan SDM itu sendiri’, kata Yafeti Waruwu, SH., Ketua DPD Alpeksi Jawa Timur saat dihubungi via seluler.
-