Dihambat IDI dan BPOM, Vaksin Nusantara Dr Terawan Diterima Internasional

0
526

Jakarta, NAWACITAPOSTMASALAH terapi cuci otak Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr.  Terawan Agus Putranto, walaupun banyak menyembuhkan tokoh penting di republik ini dan mantan kepala negara luar negeri. Tak membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) apresiasi kepada mantan Menkes era Jokowi. Malah IDI menyebut cuci otak yang dilakukan  Terawan tak termasuk dalam bagian pengobatan ilimiah. Padahal,  sudah dijelaskan  Terawan terapi metode ‘cuci otak’ yang dilakukannya sudah terbukti secara ilmiah.

Baca Juga : Menolak Jadi Dubes, Mantan Menkes Terawan Dapat Apresiasi dari Banyak Tokoh dan Netizen

Ketika wabah Pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Terawan dan tim dari RSPAD, RS Karyadi Semarang, dan Undip ingin berbuat untuk negeri dengan penemuan Dendritik Sel Vaksin Imuneteraphy atau disebut vaksin nusantara.

Bukan hanya IDI, Kepala BPOM  penny K Lukio menilai uji klinis vaksin nusantara tidak memenuhi kaidah klinis yang baik alias menolak. Namun, Terawan menjelaskan sudah mengembangkan prose sel dendritik yang menjadi cikal bakal vaksin Covid -19 sejak 2015. Terawan pun yakin vaksin nusantara aman.

Untuk membuktikannya, Terawan bersama keluarga besar sudah menjadi relawan vaksin nusantara buatannya. Serta banyak tokoh penting republik ini mulai dari anggota DPR Senayan,  Mantan (Menkes, Menteri BUMN, Panglima TNI, Ketua Umum Partai, Kepala BIN, dan tokoh lainnya) telah menjadi sukarelawan vaksin nusantara.

Kabar gembira lainnya. Vaksin nusantara ini telah mendapat sambutan luar biasa dari dunia internasional. Termasuk negara-negara maju. Sangat mengapresiasi dan siap menjadi sukarelawan vaksin nusantara.

Mengenal sosok Terawan, yang peduli dunia kesehatan dan menolak jabatan sebagai dubes Spanyol. Harusnya dicermati sebagai wujud nyata Terawan bersama tim  untuk benar-benar berbuat untuk negeri. Terutama vaksin nusantara. Jangan sampai, vaksin nusantara buatan anak bangsa ini, dipakai pertama kali oleh negara-negara maju.

Pasalnya Vaksin Nusantara, menurut berbagai ahli kesehatan dunia. Salah satu vaksin yang bisa mengakhiri pandemi Covid-19.