Di Amerika, Prabowo Belanja Pesawat, LBP Temui Donald Trump Dapat Investasi 30 Triliun

0
844
Kiri ke Kanan : Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bertemu Presiden Donald Trump Di Ruang Oval, Gedung Putih selama 6 jam, Nopember 2020

Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto Pertengahan Oktober 2020 terbang dan berkunjung ke Amerika Serikat. Kunjungan Prabowo memenuhi undangan rekan sejawatnya. Menteri Pertahanan Amerika Mark Esper.

Baca Juga : “Monster” Angkatan Laut AS di Laut China Selatan, picu kemarahan Tiongkok

Kunjungan tersebut dilaporkan berlangsung hangat dan produktif yang menunjukkan kedekatan dan arti penting kerja sama bilateral RI-AS, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan sebagai salah satu pilar hubungan bilateral kedua negara.

Kabarnya, Prabowo ke Amerika mengincar pesawat Jet 35 buatan negara Adi Daya tersebut. Harga satuan  pesawat super canggih ini mencapai 6 – 7 Triliun Rupiah. Berapa pesawat yang akan di Indonesia melalui Menhan Prabowo. Belum ada kepastian.

Kanan ke kiri ; Menhan Prabowo Bertemu Menhan Mark Esper, Oktober 2020

Minggu ketiga bulan Nopember 2020. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP) ke Amerika. Menemui Presiden Donald Trump di Gedung Putih (White House) dalam waktu yang cukup lama (6 jam).

Pertemuan Luhut-Trump Berujung Komitmen Kerja Sama Rp 10,5 T. LBP mengatakan bertemu dengan Donald Trump didampingi oleh Dubes Indonesia untuk AS Muhammad Lutfi. Dia mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan terima kasih karena AS memperpanjang fasilitas GSP ke Indonesia.

GSP adalah fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara Unilateral oleh Pemerintah AS kepada negara-negara berkembang di dunia sejak 1974. Indonesia, salah satunya. Indonesia pertama kali mendapatkan fasilitas GSP dari AS pada 1980.

Seperti dilansir detik.com “Didampingi oleh Dubes Muhammad Lutfi, saya sampaikan apresiasi Presiden @jokowi terhadap Presiden @realdonaldtrump yang telah memperpanjang GSP kepada kita sehingga Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang mendapat peluang emas ini,” tutur LBP.

LBP sempat bercerita selama dua tahun terakhir sangat intens berkomunikasi dengan pemerintahan AS. Terutama dengan tangan kanan Trump, Jared Kushner dan juga CEO IDFC Adam Boehler.

Hasilnya, AS meneken kesepakatan letter of interest alias LOI untuk investasi sebesar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28,2 triliun (kurs Rp 14.100) untuk SWF Indonesia.

Sovereign Wealth Funds (SWF). Yaitu dana negara dipisahkan dari neraca dan diatur secara independen untuk berinvestasi dalam pasar finansial. Menurut IMF dalam Global Financial Stability Report (Oktober 2007). SWF adalah dana investasi spesial yang dibuat atau dimiliki oleh pemerintah untuk menguasai aset-aset asing demi tujuan jangka panjang.

Secara umum, SWF didanai dari penghasilan ekspor dan/atau cadangan devisa yang ditujukan untuk membeli dan memiliki aset-aset asing untuk tujuan jangka panjang.

Kunjungan dua mantan Danjen Kopassus ke Amerika. Pada Oktober 2020, Prabowo rencana mau memberli pesawat Jet 35 (super canggih) @ 6 – 7 Triliun Rupiah. Sedangkan LBP pada Nopember 2020 mendapatkan dana dari Amerika sebesar 28 Triliun Rupiah.