“Monster” Angkatan Laut AS di Laut China Selatan, picu kemarahan Tiongkok

0
403
“Monster” Angkatan Laut AS di Laut China Selatan, picu kemarahan Tiongkok
“Monster” Angkatan Laut AS di Laut China Selatan, picu kemarahan Tiongkok

Jakarta, NAWACITA – Sebuah kapal perusak “Monster” Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) berlayar di dekat pulau-pulau yang diklaim oleh China di Laut China Selatan. Langkah ini akan memicu kemarahan China, pada saat meningkatnya ketegangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar dunia (30/8/2019).

Perairan Laut China Selatan adalah salah satu dari semakin banyaknya titik perselisihan dalam hubungan bilateral AS-China, yang meliputi perang dagang yang meningkat, sanksi AS terhadap militer China dan hubungan AS dengan Taiwan.

Menurut laporan, China telah menolak permintaan kapal perang Angkatan Laut AS untuk mengunjungi kota pelabuhan di China, Qingdao.

Juru bicara Angkatan Laut AS yang berbasis di Jepang, Komandan Reann Mommsen mengatakan, kapal Angkatan Laut AS Wayne E Meyer, melakukan operasi dan perjalanan dalam jarak 22 kilometer dari Fiery Cross dan Mischief Reefs.

“Operasi itu dilakukan untuk menentang klaim maritim yang berlebihan dan menjaga akses ke jalur perairan sebagaimana diatur dalam hukum internasional,” kata Mommsen seperti dilansir Straits Times.

Sementara itu, juru bicara militer China, Li Huamin, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kapal AS telah melewati perairan China dekat Kepulauan Nansha, tanpa izin pemerintah dan telah diperingatkan untuk pergi.

“Fakta-fakta membuktikan bahwa apa yang disebut kebebasan navigasi AS sebenarnya adalah pernyataan hegemoni maritim yang mengabaikan hukum internasional, sekaligus secara serius merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan China, dan secara serius merusak perdamaian dan stabilitas di wilayah Laut China Selatan,” kata Li (VVC).

Operasi militer AS ini terjadi di tengah perang perdagangan yang semakin meningkat antara China dan AS, di mana pada akhir pekan lalu kedua pihak menaikkan tarif lebih banyak atas ekspor satu sama lain.