Joe Biden Jadi Kubu Demokrat yang Pertama Menang

0
748
Joe Biden Jadi Kubu Demokrat yang Pertama Menang

NAWACITAPOST- Joe Biden unggul dalam pemilihan presiden (pilpres) di negara bagian Georgia. Biden merupakan calon dari Partai Demokrat pertama yang menang di Georgia sejak kemenangan Bill Clinton pada 1992 lalu atau 28 tahun silam.

Mengutip pada Sabtu (14/11), kemenangan Biden menambah 16 suara elektoral menjadi 306 suara. Angka itu sama dengan perolehan suara yang didapat Presiden AS Donald Trump pada 2016 lalu.

Dengan perhitungan bahwa, Trump akan memenangkan suara di North Carolina, maka perhitungan akhir adalah 306 untuk Biden dan 232 untuk Trump. Prediksi ini akan menjadi berita buruk bagi Trump.

Baca Juga : Juliari P. Batubara Berprestasi Kala Besar, Kecilnya Nakal

Pasalnya, Trump telah menghabiskan waktunya untuk men-tweet dan bicara tentang kemenangannya melawan Hillary Clinton dalam pilpres sebelumnya. Namun, kini ia kalah melawan Biden. Di Georgia, jumlah suara untuk Trump awalnya lebih unggul ketimbang Biden. Hanya saja, suara untuk Biden melesat ketika suara dari Atlanta dan sekitarnya ditabulasi.

Keberhasilan Biden di negara bagian yang selalu dimenangkan oleh kubu Partai Republik adalah sebuah keuntungan. Dua tahun lalu, Stacey Abrams gagal dalam pemilihan gubernur. Kendati begitu, kemenangan Biden di Georgia tak mengulangi prestasi Bill Clinton pada 28 tahun lalu saat mengalahkan petahana George H W Bush. Sebelumnya, perolehan suara untuk Barack Obama sempat mendekat dengan Bill Clinton, Hillary Clinton juga semakin sama dekat, dan Biden pun akhirnya bisa menjadi kubu Demokrat yang menang di Georgia.

Sementara, calon wakil presiden Kamala Harris dan Barack Obama mengunjungi Georgia pada hari-hari terakhir pilpres. Hal itu juga diikuti oleh Trump karena cemas dengan masyarakat di Georgia yang bergeser memilih Biden.

Ketika Biden mendapatkan suara terbanyak di Georgia pada hari-hari setelah pilpres, Senat dari Partai Demokrat Jos Ossoff juga berhasil menggeser Senator dari Partai Republik David Perdue.