Baca Juga : Indonesia Siap Perang di Laut China Selatan
Wu menambahkan besar kemungkinan negaranya bisa terseret dalam pusaran kemelut LCS, serta Indonesia bersama ASEAN pun bisa terseret juga. Hal itu bisa tergambar dengan adanya pasukan militer dengan jumlah besar dari kedua negara tersebut. Medan pertempurannya jelas, terjadi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) - LCS. Dari situasi memanas ini, Indonesia bersama ASEAN menjadi perhatian yang diperebutkan Tiongkok dan Amerika Serikat.
Bahkan perang urat saraf pun telah dimulai, seperti dilansir dari South China Morning Post, Duta Besar China untuk Singapura Hong Xiaoyong menyampaikan serangan terbaru dengan menuduh Menteri Pertahanan AS Mark Esper telah memicu ketegangan dengan menyebut China sebagai ancaman.
Bisa ditebak, ketegangan dan memanasnya Beijing – Washington ini dipicu masalah perdagangan dan teknologi, hingga ideologi dan asal-usul virus corona. Menyoal dari permasalahan ini, Indonesia bersama negara-negara ASEAN harus menyikapi dengan kehati-hatian, namun jika tak ada niat baik dari kedua negara yang bertikai di kawasan LCS, maka kekuatan milter adalah jalan terakhir, hal itu sejalan dengan kesepakatan dan kedaulatan penuh ASEAN.