Indonesia Siap Perang di Laut China Selatan

0
1041
Indonesia Siap Perang di Laut China Selatan

Jakarta, NAWACITAPOST-Ketegangan di Laut China Selatan (LCS) sudah tak terbendung.  Kehadiran kapal perang Tiongkok dan Amerika Serikat  ini, tentu ada sebabnya. Tiongkok merasa kehadirannya adalah suatu yang normal, sedangkan Amerika Serikat tak mau Tiongkok menjadi kekuatan dominan apalagi sebagai negara adi daya baru. Ketegangan antara dua negara besar ini meningkat di berbagai bidang sejak Presiden AS Donald Trump berada di pucuk  kekuasaan pada 2017, dimana kedua negara saling melenturkan otot diplomatik dan militer mereka. Ditambah lagi persoalan perang  dagang, wabah korona dan persoalan-persoalan  yang ujungnya kata Amerika dirugikan dengan sepak terjang negara yang dipimpin Xi Jinping.  Hal inilah memicu  Presiden Donald Trump  melalui angkatan perangnya melabuhkan  tiga kapal induk,  pesawat pembom, helikopter perang  dan pasukan militer terlatih.

Baca Juga : Perang dagang China dan AS membuat Harga Emas Meroket

Kehadiran  kapal perang dua negara yang jumlah belanja militernya mencapai triliunan dolar, dijawab Indonesia  yang belanja militernya hanya puluhan miliar dolar dengan menempatkan  4 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), KRI Bung Tomo-357, KRI Slamet Riyadi-352, KRI Bintang-907, dan KRI Wiratno-379. Selain antisipasi seiring meningkatnya eskalasi ketegangan di Laut China Selatan, kapal perang tersebut juga disiagakan untuk menggelar patroli rutin.

Penempatan  4 KRI adalah tepat,  selain menyangkut kedaulatan negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo.  Pasalnya,  Indonesia punya hak penuh di kawasan itu,  alasan lainnya tak mau adanya  penyerobatan atau klaim sepihak dari negara yang tidak punya hak di LCS, maka Indonesia siap menghadapinya dengan perang.