Kamis, 4 Juni 2026

Indomaret dan Alfamart Tak Boleh Ada di Sumbar, Ada Apa dengan Wagub Audy Politisi PPP

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Selasa, 25 Januari 2022 | 16:06 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Boleh beroperasi usahanya di seluruh wilayah Indonesia. Begitulah mungkin bunyi kesepakatan bisnis ritel yang ada di Indonesia. Sebut saja Indomaret dan Alfamart.

Baca Juga : Ade Armando : Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Berbohong


Ironisnya walaupun Sumatera Barat (Sumbar) menjadi bagian NKRI, tetap saja kedua ritel itu tak boleh beroperasi. Alasannya, Pemprov Sumbar sudah berkomitmen melarang beroperasinya ritel Alfamart dan Indomaret sebagai upaya melindungi UKM dan pengusaha lokal.

“Konsisten dengan kebijakan itu karena ini sesuatu yang positif untuk Sumbar,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy asal politisi PPP.

Wagub Sumbar Audy,  khwatir jika nantinya bisnis ritel dapat mematikan pedagang tradisional setempat dan merusak perekonomian daerah. Sedangkan pemerintah setempat ingin tetap menjaga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.

Pengganti dari ritel itu. Pemprov Sumbar punya minimarket yang disebut toko serba ada.

Sumbar memang banyak pelarangan dari mulai injil tak boleh pakai Bahasa Minang, Sekolah Negeri mewajibkan siswa-siswinya memakai pakaian agama tertentu, serta pelarangan ibadah kepada kaum minoritas yang kerap diterimanya.

Kembali ke pelarangan ritel, datangnya dari Wagub Sumbar asal politisi PPP. Padahal PPP sendiri sudah bergabung  menjadi koalisi pemerintahan Jokowi.

Ternyata apa yang disepakati  di pemerintah pusat tak serta merta menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, terbukti Pemprov Sumbar menerapkan pelarangan ke dua ritel tersebut.

Sepertinya, Sumbar lebih menerapkan pada acuan basis massa bersyariah  yang dikendalikan oleh Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM), Sumbar.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB