Terkait Minuman Keras (Berakohol), Hanya 4 Daerah Yang Dibolehkan, Kepulauan Nias Siap Menunggu

0
330

Jakarta, NAWACITAPOST –  Ada alasan mendasar dan kuat. Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang merupakan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca Juga : Kepulauan Nias Sarang Teroris? Dua Wilayah Ini Diduga Kuat Jadi Tempat Latihannya

Perpres ini tentang  minuman keras (Miras) atau berakohol, yang mana dijelaskan bahwa investor hanya boleh membangun usahanya di 4 provinsi ; Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan lokal.

Kita tahu bahwa Bali adalah gudang utama pariwisata.  Turis luar negeri banyak bertandang ke daerah ini. Sulut punya minuman keras tradisional bernama Cap Tikus, NTT dan Papua dengan kultur budaya yang menjunjung tinggi kearifan lokal, rasanya tepat minuman berakohol ada di 4 daerah tersebut.

Sepertinya 4 daerah itu hanya membidik para turis luar negeri. Terutama turis Eropa dan Amerika, yang dinegara asalnya tersebut terbiasa mengkonsumsi minuman keras dengan takaran tertentu.

Jadi, Perpres ini  (4 daerah) para investor, dan konsumennya para turis luar negeri yang diperbolehkan  menkonsumsinya. Efek dari Perpres ini harus meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor ekonomi.

Sekali lagi, Presiden Jokowi hanya mengijinkan 4 daerah sebagai investasi minuman berakohol. Hal terkait lainnya, bahwa izin dan syarat yang sama juga berlaku untuk industri minuman mengandung alkohol anggur. Dengan izin ini, industri miras bisa memperoleh suntikan investasi dari investor asing, domestik, koperasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Investasi asing boleh mengalir dengan nilai lebih dari Rp10 miliar di luar tanah dan bangunan. Tapi, wajib membentuk perseroan terbatas (PT) dengan dasar hukum Indonesia dan berkedudukan di dalam negeri.

Tak hanya mengatur soal investasi ke industri miras, Jokowi juga memberi restu investasi bagi perdagangan eceran miras atau beralkohol masuk daftar bidang usaha yang diperbolehkan dengan persyaratan tertentu.

“Bidang usaha perdagangan eceran minuman keras atau beralkohol, persyaratan jaringan distribusi dan tempatnya khusus. Bidang perdagangan eceran kaki lima minuman keras atau beralkohol, persyaratan jaringan distribusi dan tempatnya khusus,” tulis daftar 44 dan 45 pada lampiran III.

Soal investasi minuman keras, jika turunan itu diterapkan pada daerah tingkat dua. Mungkin Kepulauan Nias (Kepni) bisa jadi alternatif pilihan. Tentu dengan syarat super ketat dan kearifan lokal. Selain potensi pariwisata alam yang menggiurkan bagi para turis luar negeri, juga adanya budaya lokal yang terus dilestarikan, lompat batu misalnya.