Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian Buka WPFK

0
153
Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian dan Kakanwil Kemekumham Kalbar

Pontianak, NAWACITAPOST -Selesksi Penerimaan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Kantor Willayah Kemenkumham Kalimantan Barat berlangsung secara protokol kesehatan secara ketat. Demikian penegasan Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian, Pria Wibawa, selaku Koordinator Pusat membuka kegiatan Seleksi Kompetensi Bidang melalui Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Ketrampilan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia TA 2019. Dengan didampingi oleh Kakanwil Kemenkumham Kalbar, Pramella Y. Pasaribu, serta para Kepala Divisi dan anggota Panitia Pusat, Pria juga memberikan arahan kepada para peserta WPFK sebelum dilaksanakannya kegiatan, Rabu (14/10/2020). 

Baca Juga : Menkumham Yasonna Berikan Motivasi ke 46 Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Injili Sidikalang Kelas Lapas Gunungsitoli

 

Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian dan Kakanwil Kemekumham Kalbar
Di acara WPFK

WIBAWA mengatakan bahwa WPFK Kementerian Hukum dan HAM bersifat transparan dalam pelaksanaannya, Pria juga mengingatkan kepada para peserta jangan tergiur dengan iming-iming pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun. Serta mengingatkan kepada para peserta dan panitia untuk tetap mengikuti Protokol Kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian dan Kakanwil Kemekumham Kalbar
Di acara WPFK

Sebagai bentuk transparansi WPFK, Kepala Divisi Administrasi, Anggiat Ferdinan, meminta kepada dua orang perwakilan peserta yaitu Ariany Wisesa dan Tio Eko Prabowo untuk mengambil undian nomor acak yang diberikan kepada para Tim Penguji, hal ini dilakukan untuk mendapatkan para ASN dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM yang profesional, akuntabel, jujur serta memiliki integritas yang tinggi.

Direktur Pengawasan Dan Penindakan Keimigrasian dan Kakanwil Kemekumham Kalbar
Di acara WPFK

Sebanyak seratus tiga puluh delapan peserta akan melaksanakan WPFK pada hari pertama. Setelah absensi, para peserta akan memasuki ruangan untuk diperiksa apakah terdapat tato/tindik oleh Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip secara satu persatu. Setelah selesai, para peserta akan duduk menunggu dipanggil untuk diwawancara oleh tim Penguji. WPFK Kanwil Kemenkumham Kalbar akan dilaksanakan selama empat hari sampai hari Sabtu (17/10).