Para Ahli Kesehatan dan Peneliti Temukan Virus Corona di Ruang ICU dan Apotik ?

1
351
Para Ahli Kesehatan dan Peneliti Temukan Virus Corona di Ruang ICU dan Apotik ?

Nawacitapost- Para ahli kesehatan dan peneliti terus melakukan studi tentang penularan virus corona. Salah satu yang terbaru disebutkan bahwa virus corona terdeteksi di udara, hingga jarak sekira 3,9 meter dari pasien.

Penelitian tersebut diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika. Ditemukan bahwa jarak transmisi maksimum aerosol SARS-CoV-2, bisa mencapai empat meter jauhnya.

CDC telah melakukan studi dari 19 Februari 2020 hingga 2 Maret 2020 lalu. Virus corona SARS-CoV-2 ditemukan ada di lantai unit ICU di sebuah rumah sakit di Wuhan, China.

“Ketika petugas medis berjalan di sekitar bangsal, virus tersebut dapat terlacak ada di seluruh lantai,” ucap para peneliti, dilansir dari Fox10phoenix, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga : Wako Irsan Mengapresiasi Kinerja Polres Padangsidimpuan Dalam Memberantas Narkoba

Selain ruang ICU, virus corona juga disebutkan dapat bertahan hidup di apotek rumah sakit khusus pasien COVID-19. Padahal di apotek tersebut tidak ada pasien satupun

“Seperti yang ditunjukkan oleh tingkat positif 100 dari lantai di apotek, yang mana tidak ada pasien,” sambungnya.

Karenanya, tenaga medis diminta untuk tetap waspada terhadap penularan corona COVID-19. Setiap keluar ruang bangsal maupun ICU yang ditinggali pasien corona COVID-19, diharap untuk mendisinfektan APD, sepatu atau benda lain yang dipegang. Langkah ini menjadi salah satu cara untuk mencegah corona COVID-19.

“Kami sangat merekomendasikan agar orang mendisinfeksi terlebih dahulu sol sepatu, sebelum keluar dari bangsal yang ditempati pasien COVID-19,” pungkasnya.

 

 

Comments are closed.