Kamis, 25 Juni 2026

Menristek : Indonesia Kembangkan 2 Alat Screening Covid-19

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:43 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa, saat ini Indonesia tengah mengembangkan dua alat pemindai (screening) Covid-19 yang lebih akurat dibandingkan tes cepat (rapid test). Selain untuk screening, dua alat ini juga bisa menjadi alternatif tes Covid-19 selain tes usap (swab test) dengan metode Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Bambang mengatakan usai rapat secara virtual bersama Presiden Joko Widodo, Senin (12/10/2020). Solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap PCR test, dan juga solusi untuk screening yang lebih baik, yaitu GeNose yang dihasilkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Dimana GeNose ini intinya mendeteksi keberadan virus covid-19 dengan menggunakan hembusan napas. Dan pendekatan ini bisa menghasilkan upaya screening dan juga deteksi yang lebih cepat. "Tidak sampai dua menit setelah kita menyimpan hembusan nafas kita,".
Baca Juga : Gugat Cerai Usai 20 Tahun Dipoligami

Tingkat akurasi pendeteksi virus corona pada GeNode mencapai 97 persen saat menjalani uji klinis di rumah sakit di Yogyakarta.

Kementerian Riset dan Teknologi akan terus bekerja sama dengan UGM untuk melakukkan uji klinis GeNose di tempat lain. Jika akurasinya terus mendekati 100 persen, Bambang optimistis GeNose bisa menjadi alternatif selain tes usap. Kemudian ada pula Reverse Transcription loop-mediated isothermal amplification (RT-LAMP) yang dikembangkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Nantinya ini bisa menjadi rapid swab test. Dimana swab test yang biasanya memakan waktu lama dan membutuhkan laboratorium, bisa dilakukan dengan waktu yang lebih cepat, di bawah satu jam dan tanpa menggunakan laboratorium BSL (Bio Security Level) 2.

Kemudian rapid swab test ini tentunya juga bisa menjadi solusi bagi rumitnya testing yang menggunakan PCR. Jauh lebih cepat, lebih murah dan juga tingkat akurasinya sangat bisa dipertanggungjawabkan.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Dirjen Vokasi bersama BNET Academy MoU dengan 40 SMK

Senin, 9 September 2024 | 22:04 WIB

5 Rekomendasi HP Terbaik 2023, Nomor 1 Banyak Dicari

Selasa, 14 November 2023 | 16:06 WIB