SBY Bohong Soal Minta Dana APBD Dipakai Bangun Museum Pribadi?

0
206
Foto : Keluarga SBY

Jakarta, NAWACITAPOST – Publik menyoroti isu dana Rp 9 miliar yang diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk membangun Museum dan Galeri SBY – Ani di Pacitan. Saat dikonfirmasi, Bupati Pacitan Indarto membenarkan ada dana dari APBD yang diberikan untuk membangun museum tersebut. Bendahara Umum Partai Demokrat Renville Antonio turut membenarkan Yudhoyono Foundation menerima dana hibah dari Pemprov Jatim untuk pembangunan museum di Pacitan. Namun, dia memastikan jika Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) tidak meminta dana tersebut. SBY bohong soal minta dana APBD dipakai untuk membangun museum pribadi?

Foto : SBY

Bendahara Umum Partai Demokrat itu menjelaskan. Awalnya Pemkab Pacitan pernah mengusulkan dana bantuan untuk membangun museum pada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Usulan tersebut ternyata disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Pak SBY tidak pernah meminta dana tersebut, kami justru berterima kasih kepada Pemprov Jatim dan Pemkab Pacitan. Kami tidak pernah mengirim surat, atau mengirim proposal untuk pembangunan museum. Bantuan ini inisiatif Gubernur Jatim sebelumnya yakni Soekarwo, dan saya rasa sudah sesuai mekanisme,” katanya pada (16/02/2021).

BACA JUGA: Penyerahan Ambulance Yayasan NIAS Disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Nias, Prof. Yasonna H. Laoly

Lain halnya dengan penjelasan dari Bupati Pacitan. Penjelasannya, Pemprov Jatim kemudian menyerahkan dana yang disebut Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pada Kabupaten Pacitan pada 9 Desember 2020. Namun oleh Pemkab Pacitan, dana tersebut dimasukkan ke dalam APBD Pacitan 2021. Indarto mengatakan. Bantuan dana dari Pemprov Jatim bukan tanpa alasan. Diharapkannya, dengan adanya museum tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang pariwisata.

Foto : Museum SBY – Ani

“Oleh karena itu Pemprov memberi bantuan. Namanya Bantuan Keuangan Khusus kepada pemerintah daerah untuk pembangunan museumnya Pak SBY,” terang Indarto pada (16/02/2021). Dia mengatakan lagi. Hingga saat ini, dana tersebut masih belum diserahkan kepada Yudhoyono Foundation untuk membangun museum SBY – Ani. Uang tersebut belum diserahkan karena masih ada masalah administrasi. “Alhamdulillah uangnya keluar. Keluarnya sesuai dengan peraturan Pemprov Jatim. Dan sampai hari ini uangnya belum diserahkan,” tandasnya.

BACA JUGA: Ketum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru Realisasikan Satu Unit Ambulance melalui Yayasan NIAS

Namun rupanya, dana tersebut batal diberikan. Kalangan DPRD Jawa Timur menilai langkah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang membatalkan. Tak lain terkait dana hibah dari APBD Jatim sebesar Rp 9 miliar untuk Yudhoyono Foundation pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Yang mana dalam rencana adalah guna pembangunan Museum SBY sudah tepat. Dana itu diminta untuk dialihkan membantu rakyat Pacitan.

Foto : Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

“Sangat tepat jika dana hibah APBD dari duit rakyat Rp 9 miliar untuk Yudhoyono Foundation yang didirikan Mas AHY itu dibatalkan. Saya mengapresiasi keputusan Bu Khofifah, meskipun terlambat dan setelah mendapat sorotan baru dibatalkan,” ujar anggota DPRD Jatim Deni Wicaksono pada (23/02/2021). (Ayu Yulia Yang)