Komunitas Musik WOW Asal Ono Niha Juara II, Menkumham Yasonna Laoly Bangga dan Senang

0
777
Foto : Acara Malam Puncak Lomba Karya Musik Anak Komunitas, Menteri Parekraf Sandiaga Uno, Komunitas WOW asal Ono Niha, Menkumham Yasonna Laoly dan Sekjend FORNISEL sekaligus Direktur Nawacitapost dan Ketua Umum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru

Jakarta, NAWACITAPOST – Komunitas musik Walk on Water atau WOW asal Ono Niha berhasil meraih Juara II dalam acara Malam Puncak Lomba Karya Musik Anak Komunitas pada (24/05/2021) di Balai Room, Jakarta. Yang mana bertemakan Aku, Kamu dan Kita yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Acara ini diselenggarakan untuk menunjukkan sosok yang dapat membangkitkan potensi musik anak komunitas di seluruh Indonesia, meningkatkan kembali rasa cinta terhadap Indonesia dan membuktikan bahwa karya musik tradisional Indonesia itu bisa mendunia.

Foto : Komunitas Musik WOW bersama Menteri Parekraf Sandiaga Uno

Peserta yang tampil pun telah melewati seleksi cukup panjang, hanya dalam waktu 3 minggu. Telah terkumpul 419 yang terdaftar, kemudian terpilih 260 karya yang lolos seleksi administratif. Selanjutnya karya tersebut diseleksi kembali oleh juri internal hingga terpilih menjadi 50 karya terbaik. Dari 50 karya terbaik dipilih lagi untuk masuk 15 besar dan terpilih 5 karya terbaik yang tampil. Hadiah yang diperebutkan adalah ratusan juta rupiah. Lalu juga akan diberikan fasilitas untuk mengembangkan potensinya. Kemudian juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan karyanya ke masyarakat luas.

Foto : Menteri Parekraf Sandiaga Uno

Adapun komunitas musik yang tampil diantaranya Musisi Kulon Progo dari Yogyakarta, Komunitas Linkrafin dari Jember Jawa Timur, Komunitas Walk on Water atau WOW dari Nias Sumatera Utara, Cendrawasih Team dari Provinsi Papua, Komunitas Seni Anak Pasir dari Kalimantan Timur. Penampilan mereka pun dinilai oleh beberapa juri antara lain Mia Ismi (Musisi Profesional), Budi Dalton (Dosen Universitas Pasundan), Astrid Lea (Komposer Orchestra), Mohamad Amin (Ahli Etnomusikologi) dan Viky Sianipar (Musisi, Produser dan Komponis). Tak kalah menarik, acara ini diisi oleh penampilan Kotak yang membawakan lagu Sayap – Sayap Garuda. Sedangkan semakin marak dipandu oleh Ayu Dewi dan Rizky Kinos.

Foto : Rizky Kinos, Ayu Dewi, Anto Hoed, Melly Goeslow, Menteri Parekraf Sandiaga Uno dan Helmy Yahya

Yang memukau lagi, ada pula Juri Kehormatan dalam memberikan penilaian yakni Anto Hoed, Melly Goeslow dan Helmy Yahya. Sementara, hadir dalam acara yaitu Menteri Parekraf Sandiaga Uno beserta jajaran, beberapa pejabat, Kadin, HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) dan Para Musisi Tanah Air seperti Bens Leo dan lainnya. Sandiaga Uno pun mengucapkan terima kasih atas dukungan terselenggaranya acara ini. “Kita ucapkan terima kasih atas semua dukungan untuk membangkitkan motivasi, membangkitkan semangat. setelah satu tahun kita akhirnya ada di penghujung atau malam puncak lomba karya musik anak komunitas ini,” jelasnya.

Foto : Budi Dalton, Astrid Lea, Rizky Kinos, Mohamad Amin, Mia Ismi

“Ini adalah bentuk apresiasi karena keberagaman kita yang luar biasa. Tapi juga karena kita punya kemampuan untuk bertahan. Malam ini kita akan menyaksikan, bagaimana bangsa ini memberikan sentuhan. Bukan hanya itu, bangsa ini juga bisa mengambil peluang untuk menjadi pemenang. Selama satu tahun lebih di awal pandemi, sama Mb Melly, Mas Anto, Mas Helmy ini terus kami melihat sisi – sisi terbaik kemanusiaan kita dan juga potensi – potensi yang paling prima yang dimiliki oleh pelaku ekonomi kreatif kita. Covid 19 memaksa kita untuk meningkatkan inovasi kita, untuk memastikan kita beradaptasi. Harapannya, event terutama musik, UMKM ini akan bangkit,” tambah Menteri Parekraf.

Foto : Ayu Dewi, Rizky Kinos dan Viky Sianipar

Sandiaga Uno juga memiliki banyak harapan untuk komunitas musik yang tampil. “Karena dibalik pagelaran malam ini akan mungkin akan ada ratusan, ribuan, puluhan ribu dan mungkin jutaan yang akan terinspirasi. Harapan kami, bisa menghadirkan ekonomi yang berkeadilan. Mereka yang betul – betul terpuruk dalam satu tahun, bisa kita berikan sentuhan. Mudah – mudahan mereka bisa semangat dan bangkit kembali. Saya ingin ucapkan terima kasih kepada tim juri yang luar biasa, Mas Budi, Mb Astrid, ada Dr. Mohamad Amin dan juga Mb Mia, Vicky Sianipar dari Danau Toba,” ungkapnya.

Foto : Penampilan Kotak

“Ada mas Erick Hidayat dari Kadin, juga ada HIMNI disini. Komposisi yang hadir ini merupakan representasi dari Pentahelix kita. Tapi disitu juga ada Candra Wisman, mudah – mudahan IP Rightsnya, musik ini kalau kita kelola dengan baik, nilai ekonominya luar biasa,” pungkas Menteri Parekraf. Lantas perlu diketahui. Bahwa WOW berhasil menyabet Juara II dan penghargaan sekaligus hadiah Rp 50 juta yang diserahkan langsung oleh Sandiaga Uno. WOW sendiri memiliki motivasi untuk mengikuti acara komunitas musik. Mereka pun memberikan sentuhan musik tradisi dipadukan dengan modernisasi dalam sebuah lagu berjudul Ono Niha Le.

Foto : Vokalis Kotak, Tantri

“Yaahowu, kami dari WOW. Komunitas WOW merupakan sebuah komunitas yang bergerak di sektor musik, yang berlokasi di Gunungsitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara. Dalam lomba, kita mengikutsertakan lagu ciptaan kita yang berjudul Ono Niha Le. Lagu ini menceritakan tentang suku Nias yang memiliki banyak keanekaragaman. Namun keanekaragaman yang ada bukan untuk menimbulkan perbedaan. Tetapi untuk melengkapi satu sama lain untuk satu kesatuan sesuai dengan semboyan negara kita Bhineka Tunggal Ika. Motivasi kita untuk mengikuti ajang ini adalah untuk mengenalkan karya musik, budaya dan bahasa Nias di kancah Nasional,” jelas personel WOW.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly

Rupanya penampilan WOW ini mendapat hati tersendiri bagi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly. Dia pun lalu memberikan masukan kepada WOW. Dia sangat senang dan bangga terhadap potensi dan bakat yang disuguhkan oleh WOW. “Saya sangat senang dan bangga dengan prestasi WOW dari Gunungsitoli Kepulauan Nias. Mewakili Sumatera Utara bisa tembus posisi 5 besar dan akhirnya terpilih jadi terbaik kedua. Ini adalah bakat luar biasa dan kita dukung penuh. Sebab mampu membawa nama Sumatera utara dan khususnya Nias ke kancah Nasional bahkan bisa nanti juga Internasional. Selamat,” ungkapnya.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly dan Sekjend FORNISEL sekaligus Direktur Nawacitapost dan Ketua Umum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru

Ada pula ucapan selamat datang dari Sekjend FORNISEL (Forum Nias Selatan) sekaligus Direktur Nawacitapost dan Ketua Umum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru. Dia pun sudah berkomunikasi dengan Pic WOW. Dia melihat kegigihan dan perjuangan WOW luar biasa walau dengan keterbatasan. Bahkan dia pun sangat terharu melihat penampilan mereka. “Sejak Jumat lalu, berdasarkan informasi dari Pak Menteri, saya sudah komunikasi dengan Pic WOW, bung Markus. Sejak tiba, Sabtu di Jakarta, agenda cukup padat sesuai jadwal dari Kemenparekraf,” ucapnya.

Foto : Sekjend FORNISEL sekaligus Direktur Nawacitapost dan Ketua Umum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru

“Saya apresiasi. Meski dengan segala keterbatasan, mereka tetap gigih dan berjuang maksimal. Sehingga begitu menyaksikan lewat live streaming Youtube sangat terharu dan bangga. WOW bisa meraih Juara Dua. Luar biasa !! Bahkan Vicky Sianipar dalam komentarnya akan membuat lagu dengan tema Nias. Dia tidak menyangka musik Nias bisa diaransemen sedemikian rupa. Terlebih komentar Pak Menteri Pariwisata Sandiaga Uno yang akan memastikan berkunjung ke Nias. Melihat lebih dekat potensi wisata Kepulauan Nias. Selamat buat Markus dan teman – teman. Lanjutkan terus mengharumkan nama Kepulauan Nias, Sumatera Utara dan Indonesia,” tutup Beesokhi Ndruru. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Megawati Soekarnoputri Bakal Usulkan Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, Capres 2024?