BACA JUGA: Pasca Terduga Teroris Afiliasi ISIS Baku Tembak di Mabes Polri, Rumah Ketum PA 212 Dilempari Batu
Sementara, Argo menyatakan. Aparat kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan soal asal usul senjata Air Gun tersebut bisa didapatkan oleh pelaku. Terlebih saat ini pelaku telah meninggal dunia karena aksi terornya. Sehingga diperlukan pendalaman untuk mengetahui asal senjata diperoleh. "Asal senjata masih diselidiki. Karena yang bersangkutan sudah meninggal," ujarnya. Diketahui, senjata Air Gun ini menggunakan gas CO2 sebagai pendorong peluru. CO2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata.
Foto : Air Gun, Senjata yang Dipergunakan Terduga Teroris ISIS Baku Tembak di Mabes Polri
Air Gun adalah salah satu jenis senjata angin. Mekanisme yang digunakan untuk menembak memanfaatkan tekanan angin. Hal yang sama bisa ditemukan pada senapan angin atau Airsoft Gun. Tetapi, dalam hal perbedaannya untuk Air Gun yaitu angin yang digunakan adalah karbon dioksida atau CO2. Peluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri yang terbuat dari logam. Berbeda dari Airsoft Gun yang menggunakan peluru dari plastik lebih ringan. Dengan begitu, Air Gun lebih memiliki kekuatan dan lebih berbahaya ketimbang Airsoft Gun. Jika ditembak dari jarak dekat, Air Gun bisa melukai atau bahkan mematikan orang. (Ayu Yulia Yang)
https://www.youtube.com/watch?v=3LU4kNhog-4