Segera Dibuka! Persiapkan Daftar CPNS dan P3K Non Guru 2021

0
700
Foto : MenpanRB Tjahjo Kumolo

Jakarta, NAWACITAPOST – Segera dibuka! Persiapkan daftar CPNS dan PPPK (P3K) Non Guru. Karena pendaftaran dimulai pada Bulan Mei – Juni 2021. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menginformasikan jika pemerintah saat ini tengah menyusun tahapan pengadaan CPNS dan PPPK non Guru. Direncanakan tahapan pendaftaran akan dibuka pada bulan Mei – Juni 2021. “Pengadaan dilakukan dengan tahapan sebagai berikut, pendaftaran pada Mei – Juni 2021,” katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada (18/3/2021).

Foto : CPNS dan PPPK

Pendaftaran, menurut Tjahjo, dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara tahapan seleksi, akan dilaksanakan dari bulan Juli sampai Oktober 2021. Seleksi dilakukan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang dikoordinasikan oleh BKN. “Pada tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) bersama BKN masih belum menentukan lokasi seleksi diadakan. Tetapi pada intinya seleksi dilaksanakan di Kantor Pusat BKN, Kantor Regional BKN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN dan tempat – tempat tes tambahan. Baik itu yang dibiayai BKN maupun dibiayai mandiri oleh instansi,” ungkapnya.

Foto : Test CAT

Sebagai gambaran, lanjut Tjahjo, pada tahun 2020, untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dilaksanakan di 440 titik lokasi. Sementara untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan di 268 titik lokasi. Sedangkan tahapan pengumuman kelulusan akan dilakukan pada bulan November 2021. “Berikutnya, tahapan Pemberkasan dan Penetapan NIP yang direncanakan akan dilaksanakan pada November 2021 sampai Januari 2022,” katanya. Intinya, kata dia, pelaksanaan pengadaan ASN atau rekrutmen ini akan dilakukan setelah penetapan rencana kebutuhan. Rencana kebutuhan sendiri akan ditetapkan oleh Menpan RB pada akhir Maret 2021.

BACA JUGA: Judi Togel Marak di Kepulauan Nias, Siapa Dibalik Layar?

“Pada saat ini sedang pada tahap finalisasi,” ujar Tjahjo. Proses pengadaan ASN itu sendiri, kata dia,  akan dibagi ke dalam 3 kategori. Pertama, pengadaan melalui Sekolah Kedinasan. Kedua, pengadaan CPNS dan PPPK Non Guru. Ketiga, pengadaan PPPK Guru. Untuk pengadaan melalui Sekolah Kedinasan, mencakup 8 Sekolah Kedinasan. “Tahapannya, sebagai berikut. Pendaftaran dilakukan pada Minggu kedua sampai Minggu keempat bulan April,” kata Tjahjo. Pendaftaran pengadaan ASN melalui sekolah kedinasan, dilakukan di masing – masing sekolah kedinasan. Jadi pendaftaran dilaksanakan di 8 kementerian atau lembaga yang menaungi sekolah kedinasan.

BACA JUGA: Belum Usai Narkoba dan Judi Togel, Kini Pemerintah Pusat Soroti Kepulauan Nias Tinggi Stunting

Untuk tahapan seleksinya, akan dilakukan pada Minggu ketiga bulan Mei sampai Minggu keempat bulan Juni. “Seleksi dilakukan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang dikoordinasikan oleh BKN. Seleksi ini dilakukan di Kantor Pusat BKN, Kanreg dan UPT BKN dan lokasi mandiri yang diselenggarakan oleh sekolah kedinasan,” ujar mantan Menteri Dalam Negeri tersebut. Adapun seleksi lanjutan dan pengumuman kelulusan akan dijadwalkan dan diselenggarakan oleh masing – masing sekolah kedinasan.

Foto : Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Presiden Joko Widodo, Ketua DPR Puan Maharani dan MenpanRB Tjahjo Kumolo

Menteri Tjahjo juga merinci formasi jabatan – jabatan ASN dalam pengadaan ASN tahun ini di tingkat pusat. Formasi jabatan ASN di pusat antara lain Dosen, Analis Kebijakan, Peneliti, Tenaga Kesehatan, Diplomat, Auditor, Perencana, Pranata Komputer, Analis Hukum, Perancang Peraturan Perundang-undangan, Pembimbing Kemasyarakatan, Arsiparis, Penyuluh (KB, Kehutanan, Perikanan, Pertanian, Narkoba, Perpustakaan) dan Analis Sumber Daya Manusia Aparatur. Kemudian Pranata Keuangan, Sandiman, Statistisi, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Tata Bangunan dan Perumahan, Surveyor Pemetaan, Pengawas Farmasi dan Makanan, dan lain-lain,” katanya.

Foto : Sistem CAT

Tjahjo juga menjelaskan klasifikasi PNS dan PPPK. Pada dasarnya terdapat usulan untuk CPNS maupun PPPK. Secara umum jenis jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK telah diatur dalam Perpres Nomor 38 Tahun 2020 terdapat 147 jabatan. “Usulan terkait PPPK untuk selain guru, komposisinya masih kecil dibandingkan dengan usulan CPNS.  Data lengkapnya belum dapat disampaikan dalam kesempatan ini,” ujarnya. Kemudian, dia memaparkan pembagian kebutuhan ASN di daerah. Jumlah rencana penetapan di daerah sebanyak 637.243 yang dibagi untuk daerah provinsi dan kabupaten atau kota.

Foto : Segera Dibuka! Persiapkan Daftar CPNS dan P3K Non Guru 2021

“Rinciannya,  kebutuhan pegawai di Pemerintah Provinsi, yang mencakup 23 pemerintah provinsi berjumlah 126.342 formasi. Jumlah ini dibagi ke dalam 115.393 formasi guru, dan sisanya, 10.949 formasi non guru,” kata Politikus PDIP. Sementara, kebutuhan pegawai di Pemerintah Daerah, yang mencakup 387 Pemkab atau Pemkot berjumlah 510.901 formasi. Jumlah ini dibagi ke dalam 414.756 formasi guru, dan sisanya 96.145 formasi non guru. Formasi jabatan – jabatan ASN di daerah. Yaitu Guru, Tenaga Kesehatan, Analis Kebijakan, Auditor, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Daerah, Penyuluh Pertanian, Medik, Paramedik Veteriner dan Penyuluh Kehutanan serta Penyuluh Sosial, Penggerak Swadaya Masyarakat.

Foto : CPNS dan PPPK

Kemudian Instruktur, Pranata Komputer, Pengelola Pengadaan  Barang dan Jasa, Arsiparis, Pustakawan, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur, Analis Hukum, Administrator Database Kependudukan, Polisi Pamong Praja, Analis Kebakaran, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik  Penyehatan Lingkungan, Teknik Pengairan, Penera, Pengawas Kemetrologian, Penguji Kendaraan Bermotor, Penata Ruang, Surveyor Pemetaan, Pamong Budaya, Pamong Belajar, dan lain – lain. Hal itu disampaikan oleh Menpan RB Tjahjo. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bungkam Tertatih, Intrik Tersembunyi