Foto : Komentar Sherina
Sherina Munaf, salah satu artis papan atas turut menghujat. Dirinya menyayangkan tindakan Raffi. Diungkapkan di social medianya @sherinasinna pada (13/01/2021). “Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame2 dong. Anda dipilih jatah awal2 vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik. Please you can do better than this. Your followers are counting on you,” ungkapnya.
-
Begitu pula dengan Ernest Prakasa di social medianya @ernestprakasa. “Saya mendukung Raffi Ahmad divaksinasi duluan. Dia sangat berpengaruh ke masyarakat luas, dan pemerintah butuh meyakinkan masyarakat untuk mau segera divaksin. It’s a good move. Yup, saya berhasil terlihat tolol. But it’s really not about me. Tindakan Raffi menurut saya keterlaluan & tidak menghargai keistimewaan yang ia dapatkan.”
-
Lalu Putri Patricia pun turut memberikan komentar. "Benar2 pemberi contoh yg tidak benar. Suara kalian harusnya bisa menunjukkan keperdulian, dan tanggung jawab. Bukan hanya peduli content, followers, dan pemasukan. FYI : banyak yg tanya acara ini kapan, apa benar kemarin setelah pagi vaccinekah, foto lamakah, dll tp kapanpun foto ini diambil yang jelas ini acara party yg jelas kelihatan sangat ramai dan tdk ada prokes sama sekali sedangkan sudah hampir 1 tahun COVID-19 masuk Indonesia. Dan mereka para influencers dengan berjuta followes bisa seenak itu saja hepi2 tanpa memberikan contoh yg benar dan bertanggung jawab.”
-
Dugaan pelanggaran prokes rupanya membuat Advokat David Tobing melayangkan gugatan terhadap Raffi ke Pengadilan Negeri Depok, pada (15/01/2021). "Sidang perdana pada 27 Januari 2021,” katanya. Suami Nagita Slavina ini dianggap melanggar aturan protokol kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.
-
Kemudian Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, dan Undang-Undang No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. “Digugat perdata karena ini hubungan privat. Ini kan konteksnya antara pribadi yang melanggar hukum perdata. Raffi saya anggap melanggar, tidak berhati - hati dalam bertindak. Karena dia sebagai influencer menerima vaksin pertama yang seharusnya mensosialisasikan malah ternyata berbuat sebaliknya. Itu yang saya gugat,” jelas David.
BACA JUGA: Mutu Pendidikan Nias Selatan Meningkat, Kualitas Kepemimpinan Hilarius Duha Terbukti
Karenanya David menyayangkan tindakan Raffi. Yang mana sebagai influencer harusnya bisa menjaga kepercayaan negara dengan baik. Yang dilakukan Raffi bisa berdampak besar. Karena dia mempunyai banyak followers dan penggemar. “Tidak memberi contoh yang baik untuk masyarakat yang melihat gerak geriknya. Apalagi Gubernur sudah memberlakukan pengetatan protokol kesehatan sejak 11 Januari kemarin sampai 25 Januari nanti.”
BACA JUGA: Duka sangat Mendalam Yasonna, Kenang Syekh Ali Jaber
Sementara Polda Metro Jaya menyebut tidak ada pelanggaran protokol kesehatan dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi. "Unsur persangkaan di Pasal 93 (UU No.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan) itu tidak ada. Karena cuma 18 orang disitu. Hasil pemeriksaan pada 10 orang yang menghadiri ulang tahun bos KFC telah menerapkan protokol kesehatan. Setiap tamu undangan yang hadir sudah menjalani tes swab antigen. Sudah kita periksa semuanya, ada tes usap antigen, isinya cuma 18 orang. Itu orang - orang terdekatnya saja dalam acara tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, di Jakarta, pada (18/01/2021).
-
Sebelumnya, Raffi pun meminta maaf atas tindakannya tersebut. Permintaan maaf itu ditujukan kepada Presiden Jokowi, Sekretariat Presiden, Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), serta masyarakat Indonesia. "Permohonan maaf dan klarifikasi terkait peristiwa tadi malam di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa memakai masker dan tanpa jaga jarak," ujar Raffi dalam unggahan di akun resmi Instagram @raffinagita1717, pada (14/1/2021).
-
"Pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi, Sekretariat Presiden, KPC PEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," tutur Raffi. Dia mengakui bahwa peristiwa itu merupakan murni keteledorannya. Dia pun mengaku salah atas tindakannya itu. Dia kemudian menjelaskan bahwa berkumpul bukan di tempat umum. Melainkan di rumah pribadi ayah salah satu temannya. "Di situ juga sebelum memasuki rumahnya, mematuhi protokoler. Tetapi pas di dalam, kebetulan saya lagi makan, tidak pakai masker, dan ada yang foto. Namun apapun itu, saya tetap meminta maaf. Karena kejadian ini jadi heboh," ucapnya.
-
Raffi pun kembali mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Yaitu 3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). "Saya juga tidak ingin mengecewakan banyak pihak, apalagi saya beruntung banget bisa dapat kesempatan untuk divaksin yang pertama," katanya. Di akhir pernyataannya, Raffi menuliskan di kolom keterangan, "Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah mengingatkan dan saya harap kita terus saling koreksi demi kesehatan kita, orang-orang yang kita sayangi, dan buat Indonesia."
-
Kisruh ini bermula ketika selebritas Anya Geraldine mengunggah foto di Instagram Story pada Rabu malam. Dalam foto itu, terlihat Raffi, Nagita Slavina, Anya, pembalap Sean Gelael, dan Gading Marten, berpose berdempetan tanpa mengenakan masker. Dibawah foto itu, Anya menuliskan, "Bener-bener @raffinagita1717 abis dikasih vaksin langsung nongkrong enggak ada protokol kesehatan. Buang-buang jatah vaksin aja, beb." Kini, foto tersebut sudah tidak ada di Instagram Story milik Anya Geraldine. Namun, tangkapan layar foto itu sudah tersebar di jagat maya.
-
Pihak Istana Kepresidenan pun sudah menegur Raffi dan mengingatkan selebritas itu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setelah divaksin. Sebelumnya Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, mengatakan. Pihaknya baru mendapat informasi terkait foto Raffi Ahmad di pesta. Pihak Istana akan memberikan teguran atas perilaku tersebut. “Kami akan nasihati," katanya saat dihubungi, pada (14/01/2021). (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Peresmian Lapangan Tembak Yasonna H. Laoly Ditandai Penembakan Balon dan Penandatanganan Prasasti YHL