Tri Rismaharini, Calon Kuat Menggantikan Menteri Sosial Juliari P. Batubara?

0
1502
Foto : Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Presiden Jokowi, Ketua DPR Puan Maharani, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini

Jakarta, NAWACITAPOST – Tri Rismaharini atau dikenal Risma akan menjalani masa pensiun dari Walikota Surabaya. Namun sepertinya dirinya digadang – gadang bakal masuk jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo (Jokowi). Dirinya disoroti bakal menggantikan posisi Menteri Sosial yang sebelumnya diduduki oleh Juliari P. Batubara, sapaan akrabnya Ari. Bukan tidak mungkin, pasalnya Risma memiliki latar belakang partai politik yang sama dengan Ari. Tri Rismaharini, calon kuat menggantikannya?

Foto : Menteri Sosial Juliari P. Batubara

Belum lama, Ari yang notabene Menteri Sosial harus tersandung kasus dugaan suap dana bantuan social (bansos). Dirinya pun harus menyandang status tersangka tahanan KPK. Tentu ada kekosongan jabatan Menteri Sosial. Walaupun memang sementara digantikan oleh Muhadjir Effendy yang mana masih menjabat sebagai Menko PMK. Namun, jajaran Menteri tidaklah bisa mengalami kekosongan jabatan terlalu lama. Isunya Risma bakal ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Sosial.

Foto : Presiden Joko Widodo

Sebelumnya Risma pernah ditawari oleh Megawati Soekarnoputri yang mana merupakan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Megawati menawarkan jabatan Menteri kepada Risma. Risma mengatakan. Dia baru mau menyampaikan soal ini setelah Jokowi mengumumkam daftar Menteri. “Pada bulan September, aku ketemu dengan bu Mega (Megawati Soekarnoputri), aku ditawari untuk menjadi Menteri. Tapi sudah aku sampaikan ke ibu (Mega), aku ndak mau,” kata Risma kepada wartawan, pada (23/10/2019).

Foto : Ketua DPR Puan Maharani dan Ketum DPP PDIP Megawati

Bisa dikatakan, waktu itu Risma selalu menolak. Dia menegaskan, ingin menyelesaikan tugasnya di Surabaya. Namun kini jabatan Risma akan selesai. Sehingga Risma disebut cocok menduduki kursi kosong Menteri Sosial. Isu ini juga sudah sampai ke telinganya. Usai mencoblos di TPS 001, Perumahan Taman Pondok Indah, Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Risma mengajak sejumlah awak media ngobrol santai di kediamannya.

BACA JUGA: Nawacitapost Apresiasi Prestasi Sosok KSP Moeldoko

Di hadapan wartawan, Risma menceritakan rencananya usai pensiun nanti. “Saya belum tahu ya, karena yang jelas saya nggak merencanakan apapun. Bagi saya, jabatan itu amanah, nggak boleh diminta,” kata dia. Sehingga bisa saja Risma ditawari kembali untuk Menteri Jokowi. Saat menolak tawaran dari Megawati sebagai Menteri dari PDIP kala itu, Risma mengaku diminta Mega untuk memikirkan kembali tawaran tersebut.

BACA JUGA: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Terima Nawacitapost

Menurut Risma, dirinya diminta untuk tidak buru – buru menyatakan sikap. Karena Mega akan menunggu jawaban Risma pada awal Oktober 2019. “Ibu (Mega) saat itu bilang, jangan kesusu. Pokoknya, Ibu waktu itu minta jawaban awal Oktober,” ujarnya. Tak hanya Megawati yang mengajukan Risma menjadi <enteri. Menurut Risma, Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP Puan Maharini, juga sempat mengajukan nama Risma.

Foto : (dari kiri) Capres Joko Widodo, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, Ketua Bapiu DPP PDIP Puan Maharani dan Fungsionaris PDIP Tri Rismaharini

Namun, Risma tetap menolak diajukan sebagai Menteri. “Jadi waktu aku di Jerman, aku juga ditelepon (Puan Maharini). Mbak Puan tanya, ‘Mbak, gimana jadi Menteri?’. Aku jawab enggak. Saya mau selesaikan Surabaya dulu,” tuturnya. Belum lama ini, Risma mengaku juga sempat bertemu dengan Jokowi. Namun, dalam pertemuan itu, Risma mengaku tidak secara eksplisit membahas soal jabatan Menteri.

Foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketum DPP PDIP Megawati

“Kami diskusi macam – macam dengan Pak Jokowi. Beliau bilang, Surabaya sudah bagus, harus dijaga,” ujar Risma. Dia menyampaikan. Pada periode pertama Jokowi menjadi Presiden, dirinya mengaku juga pernah ditawari jabatan Menteri. Namun, sikapnya sama, menolak tawaran menjadi Menteri.

Foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharini

“Sebelumnya, di periode pertama (Presiden Jokowi) pernah ditawari. Tapi aku enggak mau. Kalau Pilkada DKI kemarin, aku menolak duluan sebelum ditawari maju,” kata Risma. Diketahui Risma banyak menorehkan prestasi. Diantaranya Adipura, Wanita Paling Inspiratif Ideal Mother Awards, Innovative City of the Future di London, Bung Hatta Anti Corruption Awards dan Gelar Doktor Honoris Causa. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Terancam Ditetapkan Tersangka, Gubernur Anies Menyusul?