Kamis, 4 Juni 2026

Sebelum Tuntut Jokowi, Amien Rais Kudu Lakoni Yogyakarta – Jakarta Jalan Kaki

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Senin, 17 Agustus 2020 | 23:34 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Amien Rais lagi – lagi selalu menjadi oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Entah dilatarbelakangi sepertinya dari tidak dapatnya kursi. Ada saja yang dipersoalkan olehnya. Seolah perlu adanya pertimbangan matang darinya. Selalu kurang tepat untuk segala keputusan yang diinstruksikan oleh Jokowi. Tendensi pribadi yang digawangi rasa sakit hati mungkin tepat dianugerahi. Lantaran dirinya menyebut Jokowi inkompeten dalam memimpin Indonesia. Demikian diucapkannya pada 13 Agustus 2020 berdasarkan paparan terhadap 13 poin pencapaian negatif Jokowi. Diantaranya mempersoalkan terbelahnya bangsa, kebangkitan komunisme, oliharki, nepotisme hingga ketundukan terhadap mafia. Kemudian menyodorkan dua pilihan kepada Jokowi. Salah satunya yakni turun dari jabatannya sebagai presiden hingga meminta maaf secara tulus ikhlas kepada rakyat Indonesia. Opsi lain pun dilontarkannya. Bisa saja terus menjabat asal Jokowi mau banting setir kebijakan nasional. Yang mana mengarah kepada pembangunan nasional di segala bidang yang berasas Pancasila dan UUD 1945.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Amien Rais dan Presiden Jokowi

Pilihan lain lagi juga diberikan kepada Jokowi. Agar tak harus sampai turun dari jabatannya asalkan Jokowi mau merombak atau reshuffle. Tak lain terhadap separuh menterinya di kabinet yang dinilai tidak mumpuni. Tentunya berdasarkan track record, pengetahuan, pengalamanan dan komitmen kerakyatan untuk harapannya. Bahkan membawa pemeluk agama Islam harus berkhusnudzon. Namun disayangkan, dirinya tidak membeberkan atau menyebutkan salah satu menteri di kabinet yang dianggap tidak kompeten. Maksud terselubung bisa saja diselipkan demi untuk mendapatkan kembali masa kejayaan politisi yang kini sudah mendepaknya. Rupanya ada hal yang dilupakannya. Bisa saja bicara ke Jokowi demikian tuntutannya. Tapi amnesia untuk janji yang diumbarnya. Dulu pernah berjanji kepada rakyat Indonesia. Bakal jalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta jika Jokowi terpilih sebagai Presiden dalam Pilpres (Pemilihan Presiden) 2014. Faktanya, Amien Rais ternyata tidak pernah melakoninya. Bahkan sudah dilalui selama 6 tahun berselang tanpa terbukti. Diingatkan kembali memori lama oleh Hasto pada 28 Oktober 2019. Amien Rais mungkin saja sangat ingin tuntutannya terpenuhi. Tuntutan yang mana seabrek ke Jokowi yang ingin bisa direalisasi. Semestinya sebelum tuntut Jokowi, kudu lakoni janjinya yang terlupakan. Lantas kapan janji Yogyakarta - Jakarta akan dilakoni Amien Rais untuk jalan kaki? (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Akrab dengan Anies Baswedan, Fadli Zon Tidak Disukai Wahidin Halim?

 

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini