Bandung, NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan layanan kesehatan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar M. Hilal kumpulkan Tenaga Kesehatan (Nakes) dan laksanakan Rapat Penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah beserta diskusi pencarian solusi pada Selasa (04/10/22) di Ruang Sahardjo.
Baca Juga : Dukung Proses Pembangunan di Lingkungan Pemerintah, Kanwil Kemenkuham Jabar Hadiri Giat Penguatan oleh Ditjenpas
Tampak hadir Kepala Subbidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Emy Gunayati dan seluruh Tenaga Kesehatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Bandung Raya dan Sumedang beserta Para Pemangku Kewenangannya.
-
Diawali dengan pembukaan rapat yang dibawakan oleh Emy Gunayati selaku moderator. Kemudian M. Hilal memberikan sambutannya kepada seluruh tamu undangan. M. Hilal pun menyampaikan bahwa rapat kali ini akan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama bertujuan untuk mengumpulkan data terkait permasalahan-permasalahan penyelenggaraan layanan kesehatan yang terjadi di UPT dan sesi kedua membahas mengenai solusi pemecahan masalah-masalah tersebut serta peningkatan kualitas layanan kesehatan dan juga pengembangan karir tenaga kesehatan.
Sesi pertama pun dimulai, M. Hilal pun memberikan kesempatan kepada Nakes (Perwakilan dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Lapas Perempuan Kelas IIA, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Lapas Kelas IIA Banceuy, Lapas Kelas IIB Sumedang) untuk mengutarakan permasalahan teknis yang sering terjadi di UPT yang diantaranya terkait dengan sarana prasarana, Warga Binaan Pemasyarakatan yang menderita kelumpuhan dan Orang Dengan Gangguan Jiwa/ Orang Dengan Masalah Kejiwaan, perijinan klinik, rujukan berobat saat dalam keadaan darurat dan pendampingannya.
-
Usai itu, pada sesi kedua, M. Hilal pun menanggapi, “Dalam hal layanan kesehatan ini, saat dibutuhkannya penanganan darurat seperti WBP yang sakit jantung dan penyakit kronis lainnya, kita wajib memprioritaskan penyelamatan jiwa manusia (WBP) dengan penanganan yang terbaik. Penanganan tersebut membutuhkan kerjasama dengan stakeholder maupun CSR terkait. Kita akan berupaya untuk membenahi sarana prasarana, peralatan medis yang terupdate, alat kesehatan dan kebutuhan SDM Nakes di UPT.” tanggapnya.
-
M.Hilal pun berencana untuk mengadakan kegiatan rapat selanjutnya yang akan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan maupun Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan baik dari sisi SDM-nya maupun sarana dan prasarananya. Pada kesempatan yang sama, M. Hilal mengingatkan, “Untuk itu kita wajib berkoordinasi, bersilaturahmi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Kementerian serta Stakeholder lainnya yang beririsan, untuk meminta bantuan agar dalam pelaksanaan tugas dan fungsi nakes di Pemasyarakatan dapat berjalan secara maksimal. Semoga kegiatan ini dapat membawakan kemajuan/peningkatan bagi Pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat” pungkasnya.