Jumat, 5 Juni 2026

Kakanwil Kemenkumham Papua Laksanakan Monev Kinerja di Kanim Kelas I TPI Jayapura

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 8 September 2022 | 20:28 WIB
Kakanwil Kemenkumham Papua Anthonius M. Ayorbaba didampingi Kadiv Keimigrasian Ian Fidihanto Markos melakukan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bersama jajaran Kanim Kelas I TPI Jayapura
Kakanwil Kemenkumham Papua Anthonius M. Ayorbaba didampingi Kadiv Keimigrasian Ian Fidihanto Markos melakukan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bersama jajaran Kanim Kelas I TPI Jayapura

Jayapura, NAWACITAPOST.COM - Kakanwil Kemenkumham Papua Anthonius M. Ayorbaba didampingi Kadiv Keimigrasian Ian Fidihanto Markos melakukan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bersama jajaran Kanim Kelas I TPI Jayapura di ruang kerja Kepala Kanim Kelas I TPI Jayapura. Rapat ini membahas terkait penyerapan anggaran dan juga tusi keimigrasian di wilayah kerja Kanim Kelas I TPI Jayapura.

Baca Juga : Ini Hasil Pertemuan PT Media Nawacita Indonesia Bersama Tim Juri Nasional Nawacita Awards

Dalam pesannya kakanwil menyampaikan bahwa penyerapan anggaran harus selalu dimonitor setiap saat sehingga penyerapan anggaran setiap bulan berjalan dengan baik dan maksimal. Karena Anggaran pada tahun 2022 akan berpengaruh pada jumlah anggaran ditahun 2023 apakah akan di tambah atau dikurangi tergantung penyerapan anggaran pada Tahun 2022. Rupiah Murni juga harus dimaksimalkan untuk penyerapannya. "Penyerapan anggaran harus dimonitor setiap saat karena jumlah anggaran tahun depan itu tergantung penyerapan tahun ini apakah nanti akan ditambah atau dikurang" Ujar Kakanwil.

Selanjutnya Kakanwil menyampaikan bahwa setiap dana kanwil dan UPT harus berada di angka 85 - 90 persen pada bulan november sehingga tidak ada laporan fiktif di akhir tahun anggaran. Galakan semua masing-masing tusi dengan maksimal sesuai dengan SOP yang sudah di tetapkan sehingga fungsi keimigrasian di Wilayah Papua berjalan maksimal.

Perlu diketahui bahwa Wibawa negara harus dijaga melalui fungsi keimigrasian yang maksimal, Kakanwil juga berpesan agar tegas dalam penindakan hukum terhadap setiap WNA yang melanggar dan masuk tanpa dokumen yang sah.

"Fungsi keimigrasian harus maksimal untuk menjaga wibawa Negara di mata internasional sehingga tidak bebas untuk WNA masuk wilayah kita tanpa Dokumen yang Sah" Tambahnya.

-


Kakanwil juga berpesan agar dipersiapkan karena ada 46 WNA yang akan hadir dalam undangan Kongres Masyarakat Adat Nusantara yang akan di buka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada bulan November mendatang di Jayapura.

"Persiapkan segala sesuatunya karena akan ada 46 Undangan WNA yang akan hadir dalam kongres Masyarakat Adat Nusantara yang hadir pada bulan november nanti di Jayapura" Tutupnya.

Turut Hadir dalam Kegiatan Ini Pejabat Eselon III, IV, Kakanim Kelas I TPI Jayapura dan juga jajaran Kanim Kelas I TPI Jayapura.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini