www.nawacitapost.com
Kanwil Kemenkumham Papua Jadi Tuan Rumah Ibadah Rutin Persekutuan Oikumene Kemenkumham RI

Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Kanwil Kemenkumham Papua menjadi tuan Rumah Ibadah Rutin Persekutuan Oikumene Kemenkumham RI. Mengusung tema “Sehati sepikir untuk kepentingan bersama “, (Filipi 2:2-3) kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi zoom diikuti oleh seluruh Jemaat pegawai Kemenkumham RI Nasrani se-Indonesia dari lokasi dan Kanwil serta dari kediaman masing-masing.

Sedangkan Tuan Rumah Ibadah Oikumene Kanwil Kemenkumham Papua digelar berpusat di Aula Utama ,Jln. Raya Abepura, Nomor 37 Kota Raja, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Hadir secara Virtual Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius M.Ayorbaba, S.H.,M.Si yang sedang bertugas di Jakarta. Di Papua dihadiri langsung Kepala Divisi Administrasi, Hendrik Pagiling juga selaku Ketua Oikumene dan Pejabat Administrator, Kepala UPT se Kota Jayapura yang beragama Kristen, Pejabat Pengawas serta JFU dan JFT di Jajaran Kanwil Kemenkumham Papua pada (Jumat 24/6/2022).

www.nawacitapost.com

Secara virtual terhubung 50 peserta dari seluruh Indonesia yang juga dihadiri oleh Sekretaris Oikumene Kemenkumham RI, Yiarma Sinaga. Kegiatan yang dipandu oleh Sekretaris Oikumene, Yopie Romhadi ini diawali dengan doa pembukaan sekaligus. Kegiatan dilanjutkan dengan pujian penyembahan yang diiringi dengan Suasana Khusuk dan khidmat ini oleh suara merdu persembahan dari UPT Pemasyarakatan dan Keimigrasian dan Kantor Wilayah se-Kota Jayapura.

Kemudian Pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia menyampaikan Khotbah Firman Tuhan dari Kitab Filipi 2:1-11, Sehati Sepikir untuk Kepentingan Bersama. Orang yang tidak punya kerendahan hati tidak akan bertahan lama di puncak kesuksesan. Karena kepentingan bersama itu paling susah untuk dilakukan, karena paling banyak kita orang Kristen sendiri masih terjadi perpecahan. Dan kuncinya hanya pada Kerendahan hati. Berkat Tuhan akan selalu ada bagi orang yg selalu menyerahkan hatinya kepada Tuhan

Baca juga :  Lia Istifhama: Ramadlan, Mengingat Keutamaan Sholat Istisqa’

Ditegaskan Pendeta Jimmy Koirewoa, hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri Rasul Paulus memberikan beragam nasihat dan peringatan kepada jemaat orang-orang percaya di Filipi. Sungguh, Ia menuturkan kepada mereka bahwa hidup di dalam Kristus Yesus ada nasihat, ada penghiburan kasih dan ada pula persekutuan Roh. Bahkan ia menyatakan, hendaklah mereka dengan sukacita dan rendah hati menganggap orang lain lebih utama daripada dirinya sendiri. Dan hendaklah mereka menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus Yesus yang mengosongkan diri-Nya sendiri, lalu merendahkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Oleh sebab itu, sesungguhnyalah kita mendapatkan suatu didikan, ajaran dan nasihat yang sangat luar biasa. Sebab, sekalipun ayat-ayat Firman Tuhan tersebut ditulis oleh Rasul Paulus sekitar dua ribu tahun yang lalu, namun konten, konteks dan aktualisasinya sungguh sangat relevan dengan kehidupan kita pada zaman modern sekarang.

Lalu, bagaimanakah dengan kita yang hidup pada zaman sekarang? Tentu, kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah hidup sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dan bersatu padu menjalani kehidupan kita sebagai kelimpahan kasih karunia-Nya, serta bersatu padu dalam melayani Tuhan.

Sudah tentu, kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah dengan sukacita dan rendah hati menganggap orang lain lebih utama daripada diri sendiri dalam nama-Nya. Berbahagialah kita yang hidup sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dan bersatu padu menjalani kehidupan kita sebagai kelimpahan kasih karunia-Nya, serta bersatu padu dalam melayani Tuhan, karena Dia sudah lebih dahulu melayani kita.

Baca juga :  Apresiasi Kinerja Pegawai, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut Serahkan Piagam Penghargaan Kepada Pegawai Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan

Diakhir Kotbahnya Pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengingatkan Jemaat Tuhan Pesekutuan Oikumene Kanwil Papua, Berbahagialah kita yang dengan sukacita dan rendah hati menganggap orang lain lebih utama daripada diri sendiri dalam nama-Nya, karena Dia, Yesus Kristus, Tuhan kita, sudah menyediakan bagi kita upah besar di Kerajaan Sorga.

www.nawacitapost.com

Hendrik Pagiling selaku Ketua Persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkumham Papua juga menyampaikan sambutannya Dirinya melihat makna dari kegiatan ibadah kebaktian secara virtual ini menjadi dapat saling mengenal umat-umat Tuhan yang ada di Kemenkumham se Indonesia. Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan rohani seluruh ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai ASN.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala Kantor Wilayah Papua, Anthonius M.Ayorbaba, S.H.,M.Si melalui Virtual langsung dari Jakarta menyampaikan Ucapkan terimakasih kepada Ketua Oikumene RI yang mempercayakan Kanwil Papua sebagai tuan rumah pada Ibadah rutin ini, juga Kepada Pdt. Jimmy Koirewoa, S.Th yang telah memimpin dan membawakan Firman Tuhan. Ayorbaba berharap dengan pemberitaan firman Tuhan dan Puji-pujian dalam memberi hormat dan sembah kita kepada Tuhan terutama pelayanan kemenkumham se Indonesia, semakin hari semakin memuliakan nama Tuhan. Lebih lanjut dikatakannya, Kita harus terus saling mendukung untuk pelaksanaan Ibadah selajutnya bagi seluruh Jajaran umat Kristiani kemenkumham RI melalui seluruh tugas dan pelayanan kita. “Kita tetap berpedoman pada arahan sekjen kita tetap melakukan langkah untuk antisipasi pandemi covid, sesuai pesan Sekjen Kemenkumham RI,” Ungkap Ayorbaba (24/6) Firman Tuhan hari ini kita diajak untuk hidup memberi yang terbaik bagi Tuhan karena Tuhan akan menuntun kita dalam kinerja-kinerja kita di tahun 2022.