Jakarta, NAWACITAPOST.COM –Sinergitas adalah kunci membangun suatu daerah. Dalam hal ini kepala daerah (Gubernur, Bupati atau Wali Kota) sebagai eksekutif dan anggota DPR RI (legislatif).

Baca Juga : Marinus Gea Persiapkan Kader Terbaik Kepala Daerah di Kepulauan Nias 2024 

Pada konteks daerah Kepulauan Nias (Kepni) adalah 4 bupati dan 1 Wali Kota. Jika dihubungkan dengan kompetisi politik legislatif Senayan, maka daerah Kepni termasuk Dapil II Sumut (Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dll).

Sudah 5 kali Pileg (1999. 2004. 2009, 2014 dan 2019) suara pemilih Kepni menyebar ke berbagai partai politik, dan menjadi suatu catatan yang terpilih dari Dapil II tersebut, belum menganggap Kepni sebagai tempat lumbung suaranya atau dengan kata lain tidak ada beban untuk membangun daerah Ono Niha. Hal itu wajar, sebab mungkin emosional hubungan para caleg dan pemilih dari dapil tersebut hadir dan ada saat janji manis kampanye atau ada sesuatu,  tetapi ketika sudah terpilih, janji membangun Kepni, hilang dan lenyap.

Terkait hal itu, dalam suatu pertemuan di Jakarta, Sabtu 15 Mei 2022, Bupati Nias Selatan Hilarus Duha mengeluhkan adanya pembangunan yang sudah disampaikan melalui legislator Senayan dari Dapil II Sumut telah sampai penyampainnya, tapi legislator itu belum mau mendaratkan programnya di Kepni.

Keluhan dari Hilarus Duha dan kepala daerah di Kepni, dijawab  politisi Senayan asal Nias dari Dapil II Banten, Marinus Gea biasa disapa MrG yang telah dua periode bermukim politik di Senayan (2014 -2019 dan 2019 -2024), dengan melakukan gebrakan dan terobosan.

Caranya, mendorong putra – putri terbaik asal Kepni untuk tampil di kompetisi politik, khususnya di Dapil II Sumut.  Dorongan MrG itu bukan hanya ditujukan kepada satu  kader partai tetapi seluruh kader partai, yang nanti berlaga di Pileg 2024.

Baca juga :  Bupati Pelalawan, H.M.Harris Serahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2020 Di Desa Padang Luas

Jika nanti, ada putra-putri terbaik Nias menjadi bakal calon atau calon legislatif, maka rakyat terutama pemilih suara dari Kepni diharapkan dan wajib mendukung yang bersangkutan. Kenapa?  Karena jika dia terpilih sebagai legislator Senayan, tagihan rakyat Kepni melekat kepadanya. Hukumnya wajib mendaratkan program pembangunan di Kepni.