Kamis, 4 Juni 2026

Gelar Vaksin Anak di SDN 18 Pasakiat Taileleu, Ini Tujuannya  

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 3 Februari 2022 | 15:36 WIB

Mentawai, NAWACITAPOST.COM - Usai pelaksanaan vaksinasi usia 6 tahun hingga 11 tahun di selenggarakan di pusat ibukota Kabupaten Kepualauan Mentawai di Tuapejat, kini penyelenggaraan vaksin usia anak mulai di selenggarakan di sekolah-sekolah yang ada kecamatan-kecamatan. Salah satu sekolah yang mulai menyelenggarakan vaksin anak tersebut, yakni, SDN 18 Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Rabu (2/2/2022) siang.

Baca Juga : Seorang Guru di Mentawai Terpapar Varian Omikron Usai Perjalanan Dinas ke Medan


Janti, 50, salah seorang wali murid mengharapkan, agar terselenggaranya vaksin usia anak ini bisa sejalan dengan pembelajaran tatap muka di sekolah. Menurut dia, selama pembelajaran yang dilakukan di rumah membuat anak-anak tidak memahami materi pelajaran.

"Kita berharap tidak ada lagi yang namanya sekolah dari rumah, setelah penyelenggaraan vaksinasi ini. Terus terang selama bersekolah dari rumah nilai anak saya jadi menurun dan saya berharap dengan adanya vaksinasi ini, sekolah bisa kembali tatap muka 100 persen," ungkapnya.

Kepala SD N 18 Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai, Anjelo mengatakan, bahwa, vaksin usia anak berjalan dengan baik di sekolah tersebut. Dia mengharapkan, wali murid untuk tidak termakan isu hoax dampak vaksinasi terhadap anak usia tersebut.

“Vaksin bertujuan baik untuk memberikan jaminan kesehatan untuk melindungi diri dari Covid-19. Kita yakin karena negara, sudaah siap bertanggung jawab apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak yang berkaitan dengan vaksinasi ini," ungkapnya.

Menurutnya dia, tidak ada yang perlu ditakutkan, karena sebelum melakukan vaksinasi peserta yang akan divaksin terlebih dahulu melalui skrining kesehatan atau pemeriksaan kesehata oleh petugas kesehatan. Bagi yang tidak memenuhi syarat maka tidak atau belum bisa divaksin atau ditunda.

Dikatakannya bahwa vaksinasi terhadap anak-anak sekolah tersebut merupakan salah satu jaminan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Meski demikian, pembejaran tatap muka tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka. Alhamdulillah antusias masyarakat untuk kegiatan ini cukup tinggi, harapan kita pada tahap kedua bisa mencapai 95 persen," pungkasnya.

(Sudieli Hulu)

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini