Kamis, 4 Juni 2026

Seorang Guru di Mentawai Terpapar Varian Omikron Usai Perjalanan Dinas ke Medan

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Selasa, 1 Februari 2022 | 11:24 WIB

Mentawai, NAWACITAPOST - Seorang laki-laki guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pagai Selatan usia 27 tahun dilaporkan terpapar Covid-19 varian Omikron, Minggu, (30/1), siang. Pria tersebut, diketahui setelah melakukan perjalanan dinas ke Kota Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Kepala dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar yang juga juru bicara Satgas Covid-19 di Mentawai mengatakan, bahwa, yang bersangkutan melakukan rapid antigen dan dilanjutkan swab tes di kantor perwakilan Mentawai di jalan Azizi Padang pada Sabtu tanggal 29 Januari 2021 kemarin. Nah, dari hasil pemeriksaan yang dikeluarkan labor Fakultas Kedokteran Unand yang dipimpin oleh Dr. Andani menyatakan yang bersangkutan terpapar Covid-19 varian Omikron.

“Hari ini tanggal 30 Januari 2022, kita menerima surat dari Lab kesehatan Unand bahwa ada satu orang warga Mentawai terpapar Covid-19 varian Omikron. Ini kasus Covid-19 varian Omikron pertama di Mentawai. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani karantina mandiri dirumahnya yang berada di kota Padang,” ungkapnya

Menurut dia, pemeriksaan di kantor perwakilan Mentawai di jalan Azizi ini masih rutin dilakukan sebagai salah satu persyaratan untuk orang bisa masuk ke Mentawai dengan hasil rapid atau swab tes negatif. Dia juga mengatakan, bahwa, hal ini salah satu bukti bahwa, pandemi Covid-19  masih belum berakhir dan penanganan masih terus berjalan. Testing, tracing dan treatment terus dilakukan secara konsisten.

“Kita harus terus mendukung upaya-upaya perlindungan masyarakat dari Covid-19 dengan mengikuti himbauan pemerintah. Dimana, saat ini, belum ada obat untuk menangani Covid-19 selain meningkatkan kekebalan tubuh melalui vaksinasi. Untuk itu, kami terus menghimbau kepada masyarakat untuk segera mengikuti vaksin, khususnya bagi masyarakat di Mentawai yang belum vaksin,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, Mentawai juga telah melaksanakan vaksinasi bagi umur 6 tahun sampai 11 tahun. Begitu juga, dengan pelaksanaan vaksinasi ketiga jenis Booster. Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran varian Omikron di Mentawai, pihaknya akan kembali mengetatkan pintu masuk orang ke Mentawai melalui cek poin dan swab tes dan rapid antigen. (saohagolo)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini